Dorong Pendidikan Sejak Dini, Anies Resmikan 32 Paud Negeri

Dorong Pendidikan Sejak Dini, Anies Resmikan 32 Paud Negeri

Dorong Pendidikan Sejak Dini, Anies Resmikan 32 Paud Negeri

Dorong Pendidikan Sejak Dini, Anies Resmikan 32 Paud Negeri

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan 32 fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini

(Paud) negeri. Program ini bertujuan untuk mendorong adanya pendidikan anak usia dini.

Fasilitas yang diresmikan terdiri dari Tempat Penitipan Anak (TPA) dan Satuan Paud Sejenis (SPS). Fasilitas ini didirikan di beberapa lokasi kantor pemerintahan DKI Jakarta.

“Kami meresmikan 32 Paud negeri di kantor-kantor baik Wali Kota,

Camat, Lurah, dan Pasar Jaya,” ujar Anies di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (2/10/2019).

Anies mengklaim pihaknya akan menambah jumlah fasilitas Paud tersebut untuk kedepannya. Ia menginginkan semua anak di Jakarta bisa mendapatkan pendidikan anak usia dini.

“Kita sendiri Indonesia komitmen di tahun 2030 semua anak mendapatkan pendidikan usia dini, dan Jakarta akan mempercepat ini,” jelasnya.

Untuk mewujudkan hal itu, Anies mengaku sedang merencanakannya.

Ke depannya ia akan menggandeng banyak pihak dan Paud akan dikelola masyarakat maupun pemerintah.

“Sekarang lagi disiapkan road mapnya, sehingga kita bisa mencapai sesuai dengan target. Pendidikan anak usia dini ini sangat penting,” katanya.

 

Baca Juga :

Rumah Bimbel Jadi Bidang Pendidikan yang tak Kalah Penting

Rumah Bimbel Jadi Bidang Pendidikan yang tak Kalah Penting

Rumah Bimbel Jadi Bidang Pendidikan yang tak Kalah Penting

Rumah Bimbel Jadi Bidang Pendidikan yang tak Kalah Penting

Rumah Bimbel Jadi Bidang Pendidikan yang tak Kalah Penting.

 

Rumah bimbingan belajar atau bimbel merupakan salah satu jenis usaha di bidang pendidikan yang kini bisa dilakukan siapa saja. Apalagi, pendidikan merupakan kebutuhan primer jangka panjang yang dibutuhkan oleh orangtua yang diperuntukkan bagi anak-anaknya.

Hal itu juga yang diyakini oleh lembaga pendidikan non-formal asal Korea Selatan, Eye Level. Di sana, anak akan disuguhi materi pembelajaran tambahan seperti matematika, play math, English, English sparks dan happy talk untuk anak usia 3 hingga 15 tahun.

Menurut Marketing Executive Eye Level Indonesia, Aditiawarman,

peluang bisnis bimbel tambahan adalah bisnis yang berkesinambungan, tak hanya bisnis musiman.

“Di Eye Level, hanya perlu modal lisensi Rp 5 juta sudah bisa buka Eye Level di rumah. Bisnis pendidikan juga bukan bisnis musiman, karena pendidikan akan selalu dibutuhkan dalam setiap generasi untuk masa depan anak bangsa,” kata Aditiawarman melalui rilis yang diterima Suara.com.

Ia juga menjamin pihaknya tidak akan melepas begitu saja owner yang telah membeli lisensi.

Pihak pusat akan memberikan support berupa training untuk owner

dan para guru yang mengajar. “Kemudian dana marketing tahunan untuk center tersebut, kegiatan marketing dari pusat, booklet import gratis sesuai jumlah murid, serta center consultant yang akan membantu setiap Eye Level Learning Center yang sedang berjalan,” lanjut Aditiawarman.

Ia pun menambahkan bahwa bisnis di bidang pendidikan bukan serta merta mengambil untung semata. Ada tugas lain yang jauh lebih berharga. “Ini juga berperan untuk mencerdaskan para generasi bangsa untuk masa depan,” tutupnya.

Eye Level memiliki tiga pilihan model bisnis, yaitu Home Class, Franchise Regular dan School Project. Saat ini Eye Level sudah memiliki lebih dari 70 learning center hampir di seluruh wilayah Indonesia.

 

Sumber :

https://canvas.umn.edu/eportfolios/2019/Home/Importance_of_Implementing_New_Technologies_in_High_School_Classrooms

Sabda PS, Mimpinya Membawa Pendidikan Indonesia ke Next Level

Sabda PS, Mimpinya Membawa Pendidikan Indonesia ke Next Level

Sabda PS, Mimpinya Membawa Pendidikan Indonesia ke Next Level

Sabda PS, Mimpinya Membawa Pendidikan Indonesia ke Next Level

Latar belakang sebagai programer malah membawanya sebagai praktisi pendidikan

yang punya mimpi mulia untuk anak-anak Indonesia. Katanya, ia terusik dengan fakta yang didapatnya puluhan tahun lalu, ketika ia dan teman-teman lulusan ITB mau ambil S2 bareng ke sebuah universitas di Amerika.

“Saya kaget, kok anak-anak ITB yang saya pikir pinter-pinter, score-nya rendah dibanding anak-anak dari negara lain? Saya jadi penasaran, apa perbedaan signifikan antara pendidikan di Indonesia dengan di luar negeri? Karena tes masuknya waktu itu sebenarnya bukan tes pengetahuan, melainkan tes pemikiran dasarm yaitu tes kuantitif analisis atau berpikir matematis, tes verbal atau berbahasa secara akurat, dan logika berpikir. Basic sebenarnya,” kata Sabda ketika ditemui di kantor Zenius, perusahaan pendidikan digital yang telah dirintisnya sejak 2004 lalu.

Dari hasil cari tahunya, ternyata pendidikan di Indonesia selama ini lebih

menekankan pada ‘tahu’, kita harus tahu ilmu pengetahuan ini. Berbeda dengan pendidikan di luar negeri yang lebih mengembangkan pola pikir. Padahal menurut founder, CEO, dan guru di PT Zenius Education ini, pengetahuan akan usang, tergantikan, dan akan terus di-update. Berbeda dengan pola pikir yang cenderung universal dan long lasting. “Sayangnya, di kita tidak membangun itu,” kata Sabda menyayangkan pendidikan di Indonesia.

Hasil telusurannya menemukan bahwa pendidikan tinggi di Indonesia itu awal mulanya bersifat vokasi, yaitu pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu. “Jadi pada saat zaman kolonial, karena kebutuhan akan tenaga kerja lokal, yang penting bisa kerja aja. Itulah universitas yang kita punya hingga saat ini. Berbeda banget dengan perguruan tinggi di Belanda sendiri, yaitu universiteit, memang tugasnya menumbuhkan pelajar sebagai pembelajar yang punya pola pikir dan pandangan luar biasa. Masalah skill-nya nggak perlu spesifik,” kata Sabda.

“Jadi, salah kaprah kita di sini 4 tahun kuliah menciptakan seorang insinyur

yang siap kerja. Harusnya, sekolah 4 tahun itu mampu menciptakan manusia dengan pola pikir yang lebih lengkap. Di kita malah sekolah itu belajar satu skill yang bikin kita langsung bisa berguna dan bekerja. Padahal skill itu bisa didapat kapan saja. Kalau konsep pendidikan di kita begitu, kita mungkin bisa bekerja dalam 5 tahun ke depan. Tapi setelah itu, skill tersebut akan usang. Padahal seharusnya, pendidikan bisa membentuk manusia secara utuh yang selama 30 tahun ke depan bisa hidup secara berkualitas dalam hal pribadi, bermasyarakat, dan pekerjaan,” paparnya mengemukakan pandangannya soal konsep pendidikan.

 

Sumber :

https://canvas.umn.edu/eportfolios/2019/Home/Successful_Learning_Advice_Writing_your_First_essay_at_School

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition Usung RAM 12 GB dan ROM 512 GB

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition Usung RAM 12 GB dan ROM 512 GB

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition Usung RAM 12 GB dan ROM 512 GB

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition Usung RAM 12 GB dan ROM 512 GB

Lenovo kembali menyiapkan ponsel terbarunya yakni Z5 Pro GT Ferrari Edition.

Z5 Pro GT Ferrari Edition merupakan smartphone pertama dengan chipset Snapdragon 855 chipset dan RAM besar mencapai 12 GB.

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition

Sesuai namanya, Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition mengusung desain menyerupai mobil balap Ferrari. Panel belakang ponsel ini terbuat dari material kaca dengan pola menyerupai karbon dan aksen merah di tepi sisi atas.

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition

Spesifikasi lainnya, Z5 Pro GT Ferrari Edition tak jauh berbeda dengan Z5 Pro.

Layar Super AMOLED 6,4 inci dengan pemindai sidik jari di bawahnya, dengan desain sliding masih diadopsi ponsel ini.

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition

Kamera selfie harus absen dari bagian depan ponsel ini. Sementara kamera utamanya didukung sensor utama 16 MP dan sensor sekunder 24 MP. Kemungkinan besar kamera utamanya berfungsi sebagai kamera selfie juga.

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition hadir dalam 3 konfigurasi yakni RAM 6GB

dengan ROM 128 GB, RAM 8GB dengan ROM 256GB, serta RAM 12 GB dan ROM 512 GB. Varian 6/128 GB dibanderol seharga USD 390 atau setara Rp 5,6 juta.

Model 8/256 GB dipasarkan seharga USD 500 atau setara Rp 7,1 juta. Sedangkan varian tertinggi 12/512 dilepas seharga USD 650 atau senilai Rp 9,4 juta.

Lenovo Z5 Pro GT Ferrari Edition dapat dipreorder pada 15 Januari 2019. Untuk peluncurannya, digelar pada 24 Januari 2019 mendatang.

 

Baca Juga :

GrabExpress Ajak Pengguna Kirim Kado Buat Ibu

GrabExpress Ajak Pengguna Kirim Kado Buat Ibu

GrabExpress Ajak Pengguna Kirim Kado Buat Ibu

GrabExpress Ajak Pengguna Kirim Kado Buat Ibu

Menyambut momen Hari Ibu, Grab mempersembahkan 1000 kado istimewa

untuk para ibu melalui peluncuran kampanye #1000KadoDiHariIbu yang didukung oleh layanan kurir instan, GrabExpress.

Program ini diadakan serentak di 4 (empat) kota besar di Indonesia yaitu Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar yang akan mengantarkan kado istimewa di Hari Ibu kepada 1000 Ibu dari pelanggan terpilih secara cuma-cuma. Di tiap kado yang akan dikirimkan, sebuah kartu yang berisi pesan spesial dan pribadi dari pemenang bagi sang Ibu juga akan disertakan.

Survei terhadap 500 perempuan menikah di 5 kota besar Indonesia, mencatat 80% dari mereka menempatkan kesehatannya di urutan dua terbawah dari lima prioritas hidup, di bawah keluarga yang menempati urutan pertama.

Pada Hari Ibu kita diajak untuk merayakan peran fundamental Ibu di keluarga

dengan memberikan apresiasi positif kepada mereka. Studi lain mengungkapkan bahwa 85% Ibu ingin mendapatkan pengakuan dari keluarga mereka, dimana apresiasi bagi keluarga dan rasa dihargai terbukti dapat meningkatkan kualitas hubungan di antara anggota keluarga.

“Namun faktanya, tidak semua orang tinggal berdekatan dengan Ibu mereka. Selain itu, kecenderungan pola budaya di Indonesia membuat ungkapan-ungkapan perasaan secara verbal kepada orang tua membuat sebagian orang merasa rikuh,” jelas Mediko Azwar, Marketing Director Grab Indonesia.

Hari Ibu menjadi momentum yang tepat untuk memberikan apresiasi bagi para Ibu

melalui hadiah spesial dan waktu berkualitas bersama keluarga serta orang-orang terdekatnya. Grab berkomitmen untuk mendekatkan setiap orang kepada hal-hal yang berarti bagi mereka, salah satunya adalah perhatian dan kebahagiaan.

Melalui kampanye #1000KadoDiHariIbu, kami mengajak para pengguna Grab untuk mengungkapkan kasih sayangnya kepada sosok wanita yang luar biasa dalam hidup mereka. Melalui program ini, pelanggan dapat menunjukkan perhatian mereka kepada sang Ibu, terlepas dari jarak yang memisahkan mereka,” imbuh Mediko.

 

Sumber :

https://iway.rosemont.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/Organization_of_African_American_Students/Home.jnz?portlet=Discussion_Board&screen=PostView&screenType=change&id=802730da-abde-43f0-8bbd-01bd8537cd36

Spam Call Meningkat 300 Persen, Indonesia Tertinggi di Kawasan

Spam Call Meningkat 300 Persen, Indonesia Tertinggi di Kawasan

Spam Call Meningkat 300 Persen, Indonesia Tertinggi di Kawasan

Spam Call Meningkat 300 Persen, Indonesia Tertinggi di Kawasan

Indonesia menempati posisi teratas di kawasan Asia Tenggara yang terkena dampak oleh indeks panggilan spam, menurut aplikasi caller ID Truecaller. Bank dan sektor layanan keuangan terus menjadi spammer terbesar di Indonesia.

Hari ini aplikasi merilis laporan tahunan ‘Truecaller Insight Special Report’

yang menyebutkan daftar 20 negara yang terkena dampak spam di tahun 2018.

Menurut laporan tersebut, Indonesia menempati posisi keenam belas secara global

dan posisi teratas di kawasan Asia Tenggara terkait jumlah panggilan spam yang diterima dengan 15% dari semua panggilan yang diterima pengguna Truecaller adalah panggilan spam.

Indonesia adalah negara yang terkena dampak spam tertinggi di kawasan Asia Tenggara dengan rata-rata 9,9 panggilan per bulan diikuti oleh Malaysia dengan rata-rata 6 panggilan per bulan. Dengan pertumbuhan spam 161% di Indonesia sejak awal 2018, Truecaller menemukan basis pengguna Indonesia telah berkembang menjadi 1,3 juta.

Mengenai kategorisasi panggilan spam, para top spammer di Indonesia

meliputi sektor layanan keuangan dan operator dengan 81% panggilan pengguna yang diterima mencakup berbagai penawaran yang sangat mengganggu. Telah diterima laporan dengan jumlah signifikan dari pengguna Truecaller bahwa jenis panggilan ini terkait dengan penipuan.

Hal ini juga diikuti oleh perusahaan asuransi dengan persentase 20%. Panggilan terkait penipuan dan gangguan masing-masing mengumpulkan 10% dan 9%. Panggilan spam yang telah diblokir dan diidentifikasi oleh Truecaller tahun ini mencapai 19 juta dan hal ini sangatlah mengejutkan.

Truecaller telah mengidentifikasi dan memblokir 17,7 miliar panggilan spam secara global dan telah membantu mengidentifikasi lebih dari 74,1 miliar panggilan secara umum untuk pengguna mereka. Ini berarti bahwa setiap panggilan keempat yang diterima pengguna adalah panggilan spam.

 

Sumber :

https://campusweb.franklinpierce.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/Sustainability_Council/Sustainability_Council%27s_Page.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=57b0d4b0-c90c-4283-bdec-e8712594ea5a

Asus ZenFone 6 Hadir dalam 3 Konfigurasi

Asus ZenFone 6 Hadir dalam 3 Konfigurasi

Asus ZenFone 6 Hadir dalam 3 Konfigurasi

Asus ZenFone 6 Hadir dalam 3 Konfigurasi

Jelang peluncuran Zenfone 6 pada 16 Mei mendatang, kini Asus

membocorkan harga dari ponsel tersebut. Dilansir dari GSMArena, Asus Zenfone 6 hadir dalam 3 konfigurasi yakni 6GB/128GB, 8GB/256GB dan 12GB/512GB.

Asus ZenFone 6 varian RAM 6GB/128GB akan dibanderol USD646 atau setara Rp9,2 juta. Versi 8GB/256GB akan dipasarkan seharga USD776 atau senilai Rp11 juta. Sedangkan varian tertinggi dengan RAM12GB dan ROM 512GB akan dilepas seharga USD970 atau setara Rp13,8 juta.

Baca juga : Asus Zenfone 6 Meluncur 16 Mei

Hingga saat ini, belum banyak informasi mengenai spesifikasi detail dari Zenfone 6

. Bocoran hasil benchmark sebelumnya menyebutkan bahwa didukung chipset Snapdragon 855.

Sistem operasinya berjalan dengan Android 9.0 Pie. Resolusi layar yang digunakan adalah 2340 x 1080 piksel.

Baca juga : Ini Skor AnTuTu Asus Zenfone 6

Poster Asus sebelumnya mengungkapkan bahwa Zenfone 6 akan menggunakan pop-up selfie camera.

Notch harus absen dari Zenfone 6. Kemungkinan besar ponsel ini akan mengadopsi desain dual-slider.

Sertifikasi FCC menyebutkan bahwa Zenfone 6 disematkan sensor 48MP. Fitur fast charging 18W hadir di ponsel ini.

 

Baca Juga :

Bukan Gold, Almond Varian Warna Baru OnePlus 7 Pro

Bukan Gold, Almond Varian Warna Baru OnePlus 7 Pro

Bukan Gold, Almond Varian Warna Baru OnePlus 7 Pro

Bukan Gold, Almond Varian Warna Baru OnePlus 7 Pro

Belakangan waktu terakhir, OnePlus 7 Pro marak diberitakan

. Pekan lalu beredar bocoran yang mengungkapkan dua varian warna OnePlus 7 Pro yakni Mirror Gray dan Nebula Blue. Dilansir dari GSMArena, kini varian warna baru OnePlus 7 Pro dalam bocoran terbaru yakni Almond.

Sebelumnya, OnePlus menyebut warna Almond sebagai warna gold. Namun nampaknya, OnePlus ingin memberikan warna berbeda. Sebab warna gold sudah ketinggalan jaman untuk ponsel yang beredar di pasaran saat ini.

Baca juga : Bocor, Varian Warna Baru OnePlus 7 Pro Unjuk Gigi

Selain warna, terungkap spesifikasi dan desain dari OnePlus 7 Pro

. Desain yang diusung OnePlus 7 Pro masih sama dengan bocoran yang diungkap sebelumnya.

Belum lama ini OnePlus secara resmi menyebutkan bahwa OnePlus 7 Pro disokongUFS 3.0 storage. Dapur pacunya didukung chipset Snapdragon 855.

Baca juga : Tanggal Rilis OnePlus 7 dan 7 Pro Bakal Diumumkan 23 April

Layarnya menggunakan resolusi HDR10 + dan refresh rate hingga 90Hz.

Menurut DisplayMate, layar OnePlus 7 Pro ini merupakan salah satu layar terbaik yang dimiliki smartphone. Rumor yang beredar sebelumnya mengungkapkan bahwa OnePlus 7 Pro dibekali layar sentuh AMOLED berukuran 6,7 inci.

OnePlus 7 Pro disematkan tiga kamera utama dengan sensor utama 48 MP. Dukungan lensa zoom 3x pada OnePlus 7 Pro juga telah dikonfirmasi oleh OnePlus. Dijadwalkan OnePlus 7 Pro meluncur pada 14 Mei mendatang.

 

Sumber :

https://poekickstarter.com/

Xiaomi Koreksi Data IDC

Xiaomi Koreksi Data IDC

Xiaomi Koreksi Data IDC

Xiaomi Koreksi Data IDC

Produsen smartphone biasanya mengungkap jumlah penjualan mereka setahun sekali

, dalam laporan tahunan. Guna bisa memberikan rincian kinerja per kuartal, sejumlah lembaga riset konsumen mengeluarkan estimasi perhitungan mereka per tiga bulan.

Per 1 Mei kemarin, berbagai riset telah mengeluarkan laporan mereka mengenai pasar smartphone global pada kuartal pertama 2019. Peringkat Top 5 hampir sama semua, berturut-turut adalah Samsung, Huawei, Apple, Xiaomi, dan Oppo/Vivo.

Kendati urutan peringkat sama, namun lembaga riset mencantumkan angka yang berbeda mengenai jumlah pengiriman smartphone masing-masing vendor. Meski begitu, biasanya selisih mereka tidak jauh.

Khusus Xiaomi, sepertinya vendor ‘gerah’ dengan temuan IDC,

sehingga perusahaan akhirnya mengeluarkan angkanya sendiri.

Menurut laporan Counterpoint Research dan Canalys, Xiaomi menjual 27,8 juta smartphone pada kuartal terakhir. Strategy Analytics mengatakan data yang dikumpulkannya menunjukkan pengiriman 27,5 juta perangkat. Pada temuan IDC, angka ini turun lagi, ke 25 juta unit smartphone.

Dengan berbagai estimasi pengiriman dari para analis tersebut, Xiaomi sepertinya muak karena kebanyakan mereka gagal mewakili bagaimana kinerja perusahaan secara akurat selama kuartal terakhir.

Karena mereka tidak ingin laporan ini “menyesatkan” investor,

perusahaan China ini membuat pengumuman yang tidak terduga dan mengkonfirmasi bahwa, antara Januari dan Maret 2019, perusahaan menjual 27,5 juta smartphone.

Setahun sebelumnya, perkiraan menunjukkan Xiaomi mengirim sekitar 28 juta unit. Ini berarti perusahaan mungkin telah mengalami penurunan tahun ke tahun hanya di bawah 2% yang sebenarnya cukup mengesankan mengingat pasar global secara keseluruhan diperkirakan telah turun sekitar 5%.

Xiaomi telah mengonfirmasi bahwa laporan terperinci yang berisi informasi tentang kinerja perusahaan di pasar smartphone kuartal terakhir akan dikeluarkan setelah laporan keuangan Q1 2019 akhir bulan ini selesai bulan ini.

 

Sumber :

https://mlwcards.com/

Pemerintah Butuh Enam Bulan Realisasi Pengendalian IMEI

Pemerintah Butuh Enam Bulan Realisasi Pengendalian IMEI

Pemerintah Butuh Enam Bulan Realisasi Pengendalian IMEI

Pemerintah Butuh Enam Bulan Realisasi Pengendalian IMEI

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian

(Kemperin), Kementerian Komunikasi dan Infromatika (Kemkominfo), dan Kementerian Perdagangan (Kemdag) akan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) terkait ponsel ilegal (black market). Rencananya akan ditandatangani pada 17 Agustus 2019.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika menjelaskan bahwa keluarnya Peraturan tiga Menteri itu diharapkan bisa menyehatkan ekosistem industri telekomunikasi nasional.

“Beberapa negara juga telah menerapkan soal validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) ponsel itu. Negara pun sangat diuntungkan karena pendapatan negara dari pajak bisa terdongkrak. Selain itu konsumen juga terlindungi,” ujar Rudiantara di Jakarta (02/08/19).

Diharapkan Peraturan tiga menteri tersebut bisa ditandatangani pertengahan

Agustus itu bertepatan dengan HUT RI ke 74 sebagai wujud negara ini merdeka dari ponsel Black Market (BM).

Setelah sampai pada tahap tersebut, terdapat beberapa persiapan yang dilakukan oleh instansi terkait untuk merealisasikan pengendalian IMEI.

Dikatakan Ismail, Direktur Sumber Daya Perangkat dan Pos Informatika (SDPPI), memang penandatangan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, penerapannya butuh enam bulan, setelah dilakukan penandatanganan.

“Pemerintah sedang menggodok untuk mengeluarkan Peraturan Menteri

(Permen) dari tiga kementerian masing-masing, Kementerian Perindustrian, Perdagangan, Komunikasi dan Informatika berkaitan dengan validasi (pengendalian) IMEI pada pertengahan Agustus tahun ini,”kata Ismail, di Jakarta, (02/08/2019).

Oleh karena itu, Kemperin saat ini sedang membuat sistem yang disebut Sistem Informasi Basis Database IMEI Nasional (SIBINA).

Sistem ini disiapkan untuk merapikan database pelanggan atau pengguna ponsel di Indonesia, yang terdapat di operator telekomunikasi, pihak importir ponsel, dan pihak produsen ponsel lokal.

 

Baca Juga :