Pengungkapan Laporan keuangan

Pengungkapan Laporan keuangan

Pengungkapan Laporan keuangan

Pengungkapan Laporan keuangan

PENGUNGKAPAN
Laporan keuangan mengungkapkan, untuk setiap kelompok aset tetap:
a) dasar pengukuran yang digunakan dalam menentukan jumlah tercatat bruto;
b) metode penyusutan yang digunakan;
c) umur manfaat atau tarif penyusutan yang digunakan;
d) jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan (dijumlahkan dengan akumulasi rugi penurunan nilai) pada awal dan akhir periode; dan
e) rekonsiliasi jumlah tercatat pada awal dan akhir periode yang menunjukkan:
  • penambahan;
  • aset diklasifikasi sebagai tersedia untuk dijual atau termasuk dalam kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual sesuai PSAK 58 (revisi 2009): Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan dan pelepasan lainnya;
  • akuisisi melalui kombinasi bisnis;
  • peningkatan atau penurunan akibat dari revaluasi sesuai paragraf 31, 39, dan 40 serta dari rugi penurunan nilai yang diakui atau dijurnal balik dalam pendapatan komprehensif lain sesuai PSAK No. 48 (revisi 2009): Penurunan Nilai Aset;
  • rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi sesuai PSAK 48;
  • rugi penurunan nilai yang dijurnal balik dalam laba rugi sesuai PSAK 48;
  • penyusutan;
  • selisih nilai tukar neto yang timbul dalam penjabaran laporan keuangan dari mata uang fungsional menjadi mata uang pelaporan yang berbeda, termasuk penjabaran dari kegiatan usaha luar negeri menjadi mata uang pelaporan dari entitas pelapor; dan
  • perubahan lain.

 

Jika aset tetap disajikan pada jumlah revaluasian, hal berikut diungkapkan:
  • tanggal efektif revaluasi;
  • apakah penilai independen dilibatkan;
  • metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar aset;
  • penjelasan mengenai nilai wajar aset yang ditentukan secara langsung berdasarkan harga terobservasi (observable prices) dalam suatu pasar aktif atau transaksi pasar terakhir yang wajar atau diestimasi menggunakan teknik penilaian lainnya;
  • untuk setiap kelompok aset tetap, jumlah tercatat aset seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya; dan
  • surplus revaluasi, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi kepada pemegang saham.

Sumber : https://ekonomija.org/