Tingkatkan Mutu Pendidikan, President University Jalin Kerjasama Dengan 18 Universitas Asal Taiwan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, President University Jalin Kerjasama Dengan 18 Universitas Asal Taiwan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, President University Jalin Kerjasama Dengan 18 Universitas Asal Taiwan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, President University Jalin Kerjasama Dengan 18 Universitas Asal Taiwan

Cikarang – President University melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding

(MoU) atau perjanjian kerjasama dengan 18 Universitas asal Taiwan guna meningkatkan mutu pendidikan pada masing masing universitas.

Rektor President University, Dr. Jony Octavian Haryanto, menyampaikan, President University menyambut baik kerjasama tersebut. President University sendiri memiliki fakultas yang semuanya menjadi andalan yang diharapkan akan semakin meningkat melalui kerjasama ini.

“Kami memiliki Fakultas seperti Acounting, Business Administration dan sebagainya. Selain itu, kami juga memiliki Facultas Engineering, Mechanical engineering, industrical engineering, di mana kami telah memiliki relasi tingkat internasional. Harapan kami dengan penandatangan MoU ini akan meningkat menjadi Memorandum of Agreement, ke depannya,” ujar Jony dalam sambutanya di hadapan perwakilan Universitas Taiwan di Jababeka Golf, Cikarang, Kamis (9/8/18).

Dalam kesempatan yang sama Chairman Taiwan Education Center Indonesia Rini Lestari

mengatakan, Kerjasama MoU ini merupakan permulaan karena banyak kelebihan-kelebihan universitas di Taiwan yang belum diketahui oleh masyarakat Indonesia.

“Kerjasama ini dilakukan secara massal, yang dilakukan secara general. Jadi nanti untuk detailnya sesama universitas akan mengadakan kerjasama lagi dengan lebih detail. Taiwan Education Center hanya menjembatani mereka untuk kerjasama. Nantinya akan dipastikan ada kerjasama pertukaran mahasiswa, karena sebelumnya ada pertukaran pelajar, dosen, dan riset bersama yang telah berjalan baik,” katanya.

Rini, menambahkan Taiwan dikenal dengan keunggulan di bidang Information and Technology

(IT), dan agriculture. Banyak dosen-dosen, khususnya dari Indonesia yang datang ke Taiwan untuk belajar. Untuk Indonesia, Taiwan akan membuka pasar-pasar baru ke depannya.

“Target kami untuk kerjasama pendidikan selalu ada. Namun, tentunya dengan target market baru. Tahun ini sebetulnya ini termasuk episode kedua. Di mana pada awal tahun, kami melakukan road show ke Bandung, Jogja dan Semarang. Jababeka, menjadi pasar baru bagi kita, baik dari bisnis maupun pendidikan,” katanya.

Sementara, CEO Taiwan Education Center Indonesia Willy Yanto Wijaya menyatakan, President University memiliki reputasi yang sangat baik di berbagai tempat , baik di wilayah Jawa Barat, Jakarta maupun di Indonesia. Selain itu, President University juga memiliki mahasiswa internasional yang sangat banyak, namun belum banyak yang berasal dari Taiwan.

“Dengan kerjasama ini kami berharap kedua belah pihak bisa saling mengisi, seperti diketahui juga reputasi pendidikan Taiwan cukup baik. Bisa berkolaborasi dengan pendidikan yang ada di PU, baik dari S1, S2, maupun S3,” imbuhnya.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/12