Siswa SD Gagas Pagelaran Budaya Berkelas Nasional

Siswa SD Gagas Pagelaran Budaya Berkelas Nasional

Siswa SD Gagas Pagelaran Budaya Berkelas Nasional

Siswa SD Gagas Pagelaran Budaya Berkelas Nasional

Pagelaran seni selalu menjadi daya tarik wisata berskala nasional maupun internasional. Termasuk cara penyelenggaraan yang kini mulai digagas oleh siswa level sekolah dasar.

Adalah SDK Maria Fatima 3 Jember yang mulai mematangkan kegiatan tersebut. Tidak tanggung-tanggung even bertajuk Pesona Mutiara Nusantara (PMN) ini ditargetkan berkelas Nasional.

Siswa-siswi kelas 5 dan 6 dari sekolah yang berlokasi di Jalan Majapahit VI, Sempusari Jember dipercaya menjadi ‘even organizer’ dalam kegiatan. Mulai dari konsep acara, promosi, perlengkapan, konsumsi, kebersihan, dan keamanan digagas oleh siswa belia usia belasan tahun.

Ketua Penyelenggara PMN, Patricia Amori Deo menuturkan kegiatan ini merupakan kepercayaan dari para guru bagi siswa dalam hal kepemimpinan. “Karena mau buktikan kalau kita bisa membuat acara besar. Sekaligus belajar kepemimpinan,” katanya ketika ditemui di Surabaya, Senin (7/10/2019).
Baca Juga:

Laporkan Pelecehan Seksual Guru, Siswi Tewas Dibakar

Bupati Anas: Tidak Ada Ceritanya Orang Sukses Tanpa Kerja Keras
Pemprov Jatim Wacanakan Durasi Sekolah SMA/SMK Ditempuh 4 Tahun
Panitia Lintas Alumni Akan Gelar Reuni Akbar SMPN 2 (ESPERO) Ngawi 2020
Ribuan Pelajar dan Guru se-Indonesia Meneliti Banyuwangi

Meski masih usia SD, namun siswi yang akrab disapa Amori ini bisa menjelaskan konsep kegiatan dengan tegas saat dikonfirmasi. Para peserta diakui juga mengundang siswa kelas SMP dan SMA. Mereka akan menampilkan pertunjukan seni dan budaya.

Tidak hanya pertunjukkan, pembelajaran dunia enterprenuer dan coworking space pun juga dilakukan. Salah satunya, bisnis kedai yang diberi nama Bukan Sekedar Air (Bu’Kadir) dan Timeline Coworking space.

“Saya sama temen-temen itu inginnya bakat dan kemampuan yang kita miliki bisa membentuk

kepercayaan diri. Jadi tidak melulu berkompetisi, tapi berkompetensi juga penting,” terang Amori.

Gagasan Amori ini mendapat apresiasi dari para guru. Termasuk dari Kepala Sekolah SDK Maria Fatima 3 Jember, J Adiyanto.

Menurut Adiyanto, pihaknya cukup terkejut dengan gagasan dan ide dari siswanya.’’Bahkan semua pembiayaan murni dari donatur. Mereka ternyata bisa menyelenggarakan kegiatan ini,’’ katanya.

Saat ini, para siswa dikatakan Adiyanto tengah menggarap dan mematangkan konsep tersebut

. Rencananya even budaya tersebut akan digelar pada awal Desember nanti. “Persiapannya dari sekarang agar nantinya bisa menarik peserta tidak hanya dari Jember, melainkan dari Kota lainnya di Indonesia,” pungkasnya. [

Sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/manusia-purba/