Belajar Kepemimpinan hingga Public Speaking

Belajar Kepemimpinan hingga Public Speaking

Belajar Kepemimpinan hingga Public Speaking

Belajar Kepemimpinan hingga Public Speaking

SMP Taruna Andhiga menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan

(LDK) OSIS/MPK Tahun 2019, di kawasan SMP Taruna Andigha, 1-2 November lalu. Agenda tahunan itu dihelat untuk menutup kepengurusan tahun 2018 yang sudah berakhir, sehingga harus ada kepengurusan baru dengan LDK dan pelantikan serah terima jabatan OSIS lama kepada OSIS baru.

Laporan : Ryan Muttaqien

Kepala SMP Taruna Andigha Aldilah Rahman mengatakan, kegiatan LDK menjadi rangkaian acara menutup kepengurusan tahun 2018 sekaligus pelantikan dan serah terima jabatan OSIS lama kepada OSIS baru. Tahun ini, sambung dia, LDK diikuti gabungan dari tiga unit se-Yayasan Ibnu Hadjar, yakni SMP, SMA dan SMK Taruna Andigha. “Dari tiga unit ini, siswa yang ikut adalah pengurus OSIS baru dan OSIS lama, jumlahnya sekitar 40 siswa. LDK dan serah terima kepengurusan,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Ia menambahkan, acara dimaksudkan sesuai dengan tema LDK tahun ini, membentuk generasi yang ber karakter,

memiliki kemampuan bidang ilmu pengetahuan teknologi dan iman serta takwa (imtak), guna menghasilkan generasi bangsa yang berkualitas.

Untuk itu, dengan kegiatan LDK ini, pengurus OSIS/MPK baru diberikan motivasi diberikan keterampilan, agar mereka bisa mempersiapkan diri menyambut masa dengan bekal karakter dan kemampuan yang mereka miliki. Dalam kesempatan itu, mereka diajarkan untuk selalu tampil berani percaya diri dan bersikap dewasa, kritis dalam menyikapi setiap masalah.

“Materi lain yang diberikan tentang kepemimpinan,disiplin, cara membuat proposal program kerja

dan satu materi yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini anak-anak diberikan materi public speaking.dimana mereka diajarkan cara berbicara didepan umum dengan teknik teknik yang benar,” ujar Aldi, sapaan karibnya.

Ia pun berharap, pengurus OSIS yang baru bisa melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan program program ya g mereka buat. “Tentunya mereka bisa memberi contoh untuk peserta didik yang lainnya,” pungkasnya.

 

Baca Juga :