Kapolri Ajak Masyarakat Aceh Selalu Ingat Allah, Ini Tujuannya

Kapolri Ajak Masyarakat Aceh Selalu Ingat Allah, Ini Tujuannya

Kapolri Ajak Masyarakat Aceh Selalu Ingat Allah, Ini Tujuannya

Kapolri Ajak Masyarakat Aceh Selalu Ingat Allah, Ini Tujuannya

Kapolri, Jendral. Pol. Drs. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D mengisi kuliah umum/orasi kebangsaan

di Universitas Syiah Kuala tepatnya di AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Jumat 17 Februari 2017.

Tito Karnavian memberikan kuliah umum orasi kebangsaan dengan tema “Memantapkan Demokrasi dan Memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Aceh untuk Indonesia” yang di dampingi oleh rektor Unsyiah, Samsul Rizal.

Tito menyebutkan salah satu alasan ia berkunjung ke Provinsi Aceh adalah terkait Pemilihan kepala daerah tingkat Provinsi maupun tingkat kabupaten/kota di provinsi Aceh.

“Sebagaimana diketahui, kita baru saja melakukan pemilihan kepala daerah, otomatis situsasi politik panaslah,” ucapnya.

Mantan Kapolda Papua ini mengungkapkan salah satu penyebab panasnya suasa dalam politik

diakibatkan oleh polarisasi massa terhadap masing-masing dukungan.

“Bagian terpenting dari simbol demokrasi adalah pemilhan langsung, dalam pemilhan terjadi polarisasi massa yang dilegalisir, ini menyebabkan massa terbelah untuk mendukung pihak tertentu, sistem demokrasi juga memiliki sisi positif, positifnya adalah kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat,” terang tito.

Lulusan terbaik Akpol 1987 ini menyebutkan salah satu cara meredam situasi yang sedang panas melalui agama, “Karena agama dapat menyatukan perbedaan menjadi kesamaan,” sebutnya.

Dalam kuliah umum, Tito juga mengajarkan cara meredam konflik. “Apabila kita Ingin

menyatukan suatu kelompok, kecilkan perbedaan kepentingan dan eksploitasi kepentinngan bersama,” ujar tito.

Putra Asli Palembang ini berpendapat, saat Pilkada berlangsung, terjadi perbedaan kepentingan yang dilegalisir, ia mengajak mahasiswa untuk memaksimalkan kepentingan bersama.

“Sekarang pilkada sudah selesai mari kita ekploitasi kepentingan bersama dan kecilkan perbedaan,” kata mantan ketua densus 88.

Dia juga mengajak masyarakat Aceh khsusnya untuk kembali mengingat Allah agar tidak mudah terpecah belah.

“Besok (hari ini-red) kita adakan kegiatan acara (keagamaan) itu,” ucap tino.

 

Sumber :

http://slamet.blog.st3telkom.ac.id/sejarah-bola-voli/