Cara Hentikan Kebiasaan Menggigit Kuku pada Anak

Cara Hentikan Kebiasaan Menggigit Kuku pada Anak

Jika kita merasa anak terlalu tidak jarang melakukannya, ini saatnya kita mulai mencari teknik menghentikannya. Beberapa langkah sebagai berikut mungkin akan menolong si kecil menghilangkan kelaziman buruknya.

Potonglah Kukunya Setiap Hari
Memotong kuku anak masing-masing hari akan meminimalisir bagian yang kotor di ujungnya. Selain meminimalisir kotoran dan bakteri yang masuk ke mulut, andai bagian kuku tidak panjang bisa jadi tidak terdapat ujung yang dapat digigitnya lagi. Ini secara otomatis dapat membuat anak mengurangi kelaziman buruk ini.

Beri Anak Sesuatu guna Mengalihkan Perhatiannya
Jika kebiasaannya menggigit kuku ialah karena anak rasa cemasnya, Anda dapat menggantinya dengan sesuatu untuk menciptakan jari-jarinya tetap sibuk. Beri anak batu atau mainan lunak yang dapat digenggam. Cara ini seringkali cukup ampuh memindahkan perhatiannya guna mulai menghentikan kelaziman menggigit kuku.

Beri Anak Peringatan Lewat Pertanda Khusus
Ketika kita mulai menyaksikan si kecil gelisah dan mendekatkan tangannya ke mulut, sentuh dia dengan pelan atau katakan sesuatu sebagai kode supaya dia berhenti. Meski telah dilarang, anak kadang tetap menggigiti ujung jarinya dalam suasana tidak sadar. Kode dari Anda bakal membuatnya lebih awas dan sadar saat kebiasaannya ini muncul.

Buat Sistem Reward
Ketika kelaziman menggigit kuku semakin parah, jajaki terapkan sistem reward. Beri dia stiker sejumlah jumlah hari ketika dia tidak menggigit ujung jarinya. Anda dapat membuat batasan contohnya dia boleh membeli kitab bacaan atau mainan kesukaannya bila sukses melewati 3 hari tanpa menggigit kuku.

Menghias Kuku
Cara ini barangkali tidak sesuai diterapkan guna anak laki-laki, namun anak wanita Anda tentu akan menyukai gagasan ini. Ajak anak bersama-sama mengecat atau menghias kukunya dengan cantik. Selain dapat menghabiskan masa-masa bonding bareng si kecil, kuku cantik ini barangkali akan menolong anak guna tidak melakukan kelaziman buruknya lagi.

Sumber : http://redirect.wooptydoo.com/?r=https://www.pelajaran.co.id