Alhamdulillah, Gaji Guru Bantu Dicairkan

Alhamdulillah, Gaji Guru Bantu Dicairkan

Alhamdulillah, Gaji Guru Bantu Dicairkan

Alhamdulillah, Gaji Guru Bantu Dicairkan

Gaji guru bantu pendidikan menegah SMA/SMK/SLB di Provinsi Riau akhirnya

bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, gaji mereka yang terhutang selama tiga bulan akhirnya dibayar. Proses transfer gaji itu pun dimulai hari ini, Selasa (25/4/2017).

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Kamsol bahwa gaji tersebut akan ditransfer oleh Bank Riau Kepri ke nomor rekening masing-masing guru bantu. Ini dilakukan untuk mempermudah guru-guru dalam menerima hak mereka.

“Hari ini dana diposting ke rekening masing-masing guru bantu. Tergantung

Bank Riau Kepri seberapa cepat mempostingkannya ke rekening masing-masing guru,” urai Kamsol di Pekanbaru, Selasa siang.

Kendati demikian, kata Kamsol, baru ada sekitar 892 dari 1.064 orang guru bantu SMA/SMK/SLB yang sudah mengumpulkan nomor rekeningnya ke provinsi baru. Sehingga masih ada sebanyak 172 orang yang belum menyampaikan nomor rekening mereka kepada Disdik provinsi.

“Memang masih ada 172 orang yang belum menyampaikan nomor rekeningnya

. Kita dahulukan dulu yang sudah mengumpulkan,” tandasnya.Untuk diketahui, total anggaran yang disiapkan untuk membayar gaji guru bantu di Riau sebesar Rp120.264.000.000.

 

Baca Juga :

Pelaksanaan USBN di SDN 50 Babussalam berjalan dengan lancar

Pelaksanaan USBN di SDN 50 Babussalam berjalan dengan lancar

Pelaksanaan USBN di SDN 50 Babussalam berjalan dengan lancar

Pelaksanaan USBN di SDN 50 Babussalam berjalan dengan lancar

Hari Pertama pelaksanaan USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional)

Tingkat SD digelar pada hari ini Senin (15/5/17) Kepala Sekolah dan Panitia USBN Tingkat SD pada pukul. 05.30 sudah memenuhi Kantor Polsek Mandau untuk mengambil Soal USBN serta lembaran jawaban.

Hari pertama USBN Tingkat SD tim menyambangi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 50 Babussalam yang berada di Jl. Kesehatan Kelurahan Babussalam Kecamatan Mandau, Terlihat semua peserta didik di SDN 50 yang mengikuti USBN sudah siap melaksanakan USBN mereka memakai baju berwarna Putih dan Celana berwana Merah serta mereka juga membawa alat perlengkapan seperti nomor ujian, papan menulis, pensil dan sebagainya.

“Sekolah Dasar Negeri (SDN) 50 Babussalam sudah siap melaksanakan USBN

(Ujian Sekolah Berbasis Nasional) mulai subuh tadi pukul. 05.30wib kita sudah datang ke Kantor Polsek Mandau untuk mengambil Soal USBN serta lembaran jawaban untuk peserta didik yang mengikuti USBN,”kata Hj. Eridawati,S.Pd.Sd Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 50 Babussalam diruang kerjanya kepada

Hj. Eridawati,S.Pd.Sd menambahkan Panitia USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) di Sekolah Dasar Negeri 50 Babussalam juga sudah menyiapkan segala sesuatunya termasuk minuman, makananan ringan dan Makananan berat untuk pengawas USBN di Sekolah Dasar Negeri 50 Babussalam,”sambungnya.

“Jumlah ruangan kita pada pelaksanaan USBN ini sebanyak 2 ruangan

dan Jumlah Peserta didik yang mengikuti USBN sebanyak 39 orang dengan rincian Laki – laki sebanyak 11 orang serta perempuan sebanyak 28 orang,”lanjut Hj. Eridawati,S.Pd.Sd

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 50 Babusslam Hj. Eridawati,S.Pd.Sd berharap Agar pelaksanaan USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) di Sekolah Dasar Negeri 50 Babussalam berjalan dengan lancar sesuai apa yang direncanakan dan Nilai peserta didik yang mengikuti USBN bisa memuaskan mereka juga setelah lulus dari SDN 50 Babussalam bisa masuk ke SMP Negeri yang bagus di Kecamatan Mandau,” harapnya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/bQsEa5pGw3lq

Luar Biasa…!!! Apa yang Dilakukan Pelajar di Inhil Ini Saat Rayakan Kelulusan

Luar Biasa…!!! Apa yang Dilakukan Pelajar di Inhil Ini Saat Rayakan Kelulusan

Luar Biasa...!!! Apa yang Dilakukan Pelajar di Inhil Ini Saat Rayakan Kelulusan

Luar Biasa…!!! Apa yang Dilakukan Pelajar di Inhil Ini Saat Rayakan Kelulusan

Euforia saat mengetahui lulus, ujian umumnya pelajar tingkat SMA

di Kota merayakan dengan mencoret seragam sekolah dan berkonvoi di Jalan Raya yang tentu saja mengganggu pengguna jalan.

Meski sudah dilarang, tapi sepertinya tradisi itu masih terus dilakukan oleh pelajar untuk merayakan selesainya masa belajar mereka di SMA.

Namun demikian, hal tersebut tidak berlaku di SMK An-Nur Kuala Selat, sekolah binaan Dani Sartika MM itu tidak menyia-nyiakan momen kelulusan mereka.

Setelah mengetahui mereka semua lulus ujian, secara bersamaan mereka

pun melakukan sujud syukur di halaman sekolah yang dipenuhi dengan rumput.

Tidak hanya itu, seragam sekolah mereka kumpulkan dan kemudian dibagikan kepada adik-adik kelas mereka yang tidak mampu.

”Alhamdulillah, usai pengumuman tidak ada siswa dan siswi kami yang berkonvoi atau mencoret-coret baju. Mereka merayakan kelulusan hanya dengan melakukan sujud syukur dan mengumpulkan baju sekolah untuk diberikan kepada adik kelas yang tidak mampu,” ujar Dani Sartika kepada GoRiau.com.

Ia berharap, apa yang dilakukan anak-anak didiknya itu bisa menjadi contoh

untuk para siswa lainnya di tahun yang akan datang.

”Kami dari sekolah sangat senang dengan yang apa yang mereka lakukan, semoga mereka semua kelak menjadi orang yang sukses,” tukas Dani Sartika

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/bf0tb3r2w9lb30gIbc0WS

Undang-Undang Lainnya

Undang-Undang Lainnya

Undang-Undang Lainnya

Undang-Undang Lainnya

 Electronic Signatures in Global and National Commerce Act

  1. Uniform Computer Information Transaction Act
  2.  Government Paperwork Elimination Act
  3. Electronic Communication Privacy Act
  4. Privacy Protection Act
  5. Fair Credit Reporting Act
  6. Right to Financial Privacy Act
  7. Computer Fraud and Abuse Act
  8. Anti-cyber squatting consumer protection Act
  9. Child online protection Act
  10.  Children’s online privacy protection Act
  11. Economic espionage Act
  12. “No Electronic Theft” Act

Undang-Undang Khusus :

  1. Computer Fraud and Abuse Act (CFAA)
  2. Credit Card Fraud Act
  3. Electronic Communication Privacy Act (ECPA)
  4. Digital Perfomance Right in Sound Recording Act
  5.  Ellectronic Fund Transfer Act
  6. Uniform Commercial Code Governance of Electronic Funds Transfer
  7. Federal Cable Communication Policy
  8. Video Privacy Protection Act

Undang-Undang Sisipan :

  1. Arms Export Control Act
  2. Copyright Act, 1909, 1976
  3.  Code of Federal Regulations of Indecent Telephone Message Services
  4.  Privacy Act of 1974
  5. Statute of Frauds
  6.  Federal Trade Commision Act
  7.  Uniform Deceptive Trade Practices Act

Baca Juga

CyberLaw adalah

CyberLaw adalah

CyberLaw adalah

CyberLaw adalah

CyberLaw adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya), yang umumnya diasosiasikan dengan Internet. Cyberlaw dibutuhkan karena dasar atau fondasi dari hukum di banyak negara adalah “ruang dan waktu”. Sementara itu, Internet dan jaringan komputer mendobrak batas ruang dan waktu ini . yuridis, cyber law tidak sama lagi dengan ukuran dan kualifikasi hukum tradisional. Kegiatan cyber meskipun bersifat virtual dapat dikategorikan sebagai tindakan dan perbuatan hukum yang nyata. Kegiatan cyber adalah kegiatan virtual yang berdampak sangat nyata meskipun alat buktinya bersifat elektronik. Dengan demikian subjek pelakunya harus dikualifikasikan pula sebagai orang yang telah melakukan perbuatan hukum secara nyata. Dari sini lahCyberlaw bukan saja keharusan, melainkan sudah merupakan kebutuhan untuk menghadapi kenyataan yang ada sekarang ini, yaitu dengan banyaknya berlangsung kegiatan cybercrime.

  1. CYBER LAW INDONESIA

Cyberlaw di Indonesia Undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) atau yang disebut cyberlaw, digunakan untuk mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya,baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya. Pada UU ITE ini juga diatur berbagai macam hukuman bagi kejahatan melalui internet. UU ITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis diinternet dan masyarakat pada umumnya untuk mendapat kepastian hukum dengan diakuinya bukti elektronik dan tanda tangan elektronik digital sebagai bukti yang sah dipengadilan.UU ITE sendiri baru ada diIndonesia dan telah disahkan oleh DPR pada tanggal 25 Maret 2008. UU ITE terdiri dari 13 Bab dan 54 Pasal yang mengupas secara mendetail bagaimana aturan hidup di dunia maya dan transaksi yang terjadi didalamnya.Perbuatan yang dilarang (cybercrime) dijelaskan pada Bab VII (pasal 27-37), yaitu: Pasal 27: Asusila, Perjudian, Penghinaan, Pemerasan. Pasal 28: Berita Bohong dan Menyesatkan, Berita Kebencian dan Permusuhan. Pasal 29: Ancaman Kekerasan dan Menakut-nakuti. Pasal 30: Akses Komputer Pihak Lain Tanpa Izin, Cracking. Pasal 31: Penyadapan, Perubahan, Penghilangan Informasi

  1. CYBER LAW THAILAND

Cyberlaw di Thailand Cybercrime dan kontrak elektronik di Negara Thailand sudah ditetapkan oleh pemerintahnya,walaupun yang sudah ditetapkannya hanya 2 tetapi yang lainnya seperti privasi, spam, digital copyright dan ODR sudah dalalm tahap rancangan. Kesimpulan Dalam hal ini Thailand masih lebih baik dari pada Negara Vietnam karena Negara Vietnam hanya mempunyai 3 cyberlaw sedangkan yang lainnya belum ada bahkan belum ada rancangannya

  1. CYBER LAW AMERIKA SERIKAT

Cyberlaw di USA Di Amerika, Cyber Law yang mengatur transaksi elektronik dikenal dengan Uniform Electronic Transaction Act (UETA). UETA adalah salah satu dari beberapa Peraturan Perundang-undangan Amerika Serikat yang diusulkan oleh National Conference of Commissioners on Uniform State Laws (NCCUSL). Sejak itu 47 negara bagian, Kolombia, Puerto Rico, dan Pulau Virgin US telah mengadopsinya ke dalam hukum mereka sendiri. Tujuan menyeluruhnya adalah untuk membawa ke jalur hukum negara bagian yag berbeda atas bidang-bidang seperti retensi dokumen kertas, dan keabsahan tanda tangan elektronik sehingga mendukung keabsahan kontrak elektronik sebagai media perjanjian yang layak. UETA 1999 membahas diantaranya mengenai : Pasal 5 : Mengatur penggunaan dokumen elektronik dan tanda tangan elektronik Pasal 7 : Memberikan pengakuan legal untuk dokumen elektronik, tanda tangan elektronik, dan kontrak elektronik. Pasal 8 : Mengatur informasi dan dokumen yang disajikan untuk semua pihak. Pasal 9 : Membahas atribusi dan pengaruh dokumen elektronik dan tanda tangan elektronik. Pasal 10 : Menentukan kondisi-kondisi jika perubahan atau kesalahan dalam dokumen elektronik terjadi dalam transmisi data antara pihak yang bertransaksi. Pasal 11 : Memungkinkan notaris publik dan pejabat lainnya yang berwenang untuk bertindak secara elektronik, secara efektif menghilangkan persyaratan cap/segel. Pasal 12 : Menyatakan bahwa kebutuhan “retensi dokumen” dipenuhi dengan mempertahankan dokumen elektronik. Pasal 13 : “Dalam penindakan, bukti dari dokumen atau tanda tangan tidak dapat dikecualikan hanya karena dalam bentuk elektronik” Pasal 14 : Mengatur mengenai transaksi otomatis. Pasal 15 : Mendefinisikan waktu dan tempat pengiriman dan penerimaan dokumen elektronik. Pasal 16 : Mengatur mengenai dokumen yang dipindahtangankan.

Sumber : https://earlraytomblin.com/

Pengertian Audit Around The Computer

Pengertian Audit Around The Computer

Pengertian Audit Around The Computer

Pengertian Audit Around The Computer

Pengertian Audit Around The Computer

Audit around the computer adalah pendekatan audit dimana auditor menguji keandalan sebuah informasi yang dihasilkan oleh komputer dengan terlebih dahulu mengkalkulasikan hasil dari sebuah transaksi yang dimasukkan dalam sistem. Kemudian, kalkulasi tersebut dibandingkan dengan output yang dihasilkan oleh sistem. Apabila ternyata valid dan akurat, diasumsikan bahwa pengendalian sistem telah efektif dan sistem telah beroperasi dengan baik.

Jenis audit ini dapat digunakan ketika proses yang terotomasi dalam sistem cukup sederhana. Kelemahan dari audit ini adalah bahwa audit around the computer tidak menguji apakah logika program dalam sebuah sistem benar. Selain itu, jenis pendekatan audit ini tidak menguji bagaimana pengendalian yang terotomasi menangani input yang mengandung error. Dampaknya, dalam lingkungan IT yang komplek, pendekatan ini akan tidak mampu untuk mendeteksi banyak error.

Pengertian Audit Through The Computer

Audit through the computer adalah audit yang dilakukan untuk menguji sebuah sistem informasi dalam hal proses yang terotomasi, logika pemrograman, edit routines, dan pengendalian program. Pendekatan audit ini menganggap bahwa apabila program pemrosesan dalam sebuah sistem informasi telah dibangun dengan baik dan telah ada edit routines dan pengecekan pemrograman yang cukup maka adanya kesalahan tidak akan terjadi tanpa terdeteksi. Jika program berjalan seperti yang direncanakan, maka semestinya output yang dihasilkan juga dapat diandalkan.

Kesimpulan Saya :

Kesimpulan dari 3 pengertian diatas adalah audit berarti pemeriksaan pada suatu organisasi namun mengandung makna secara umum dengan tujuan mengevaluasi organisasi tersebut apakah  berjalan atau bekerja secara standar yang telah ditetapkan. Sedangkan audit arround the computer  lebih mengandung makna secara khusus dalam pengaplikasian nya, yaitu lebih mengacu  terhadap audit bidang IT dengan menguji sebuah informasi dalamsebuah sistem apakah seluruh transaksi yang ada pada system sudah valid dan akurat apa belum kemudian dibandingkan dengan output yang dihasilkan. Dan yang terakhir adalah audit through the computer audit ini juga mengacu terhadap bidang IT namun audit yang dilakukan adalah menguji sebuah system dan pengecekan pemrograman apakah terjadi error atau sudah berjalan sesuai yang diinginkan, audit ini lebih ke pemeriksaan tekhnik pembuatan dengan memeriksa logika pemrograman dan pengendaliannya.

Sumber : https://cloudsoftwareprogram.org/

Mengatasi Rasa Malas Membaca

Mengatasi Rasa Malas Membaca

Tahukah Ayah bunda bahwa apa yang anda percayai itulah yang bakal terjadi pada diri kita. Jika anda percaya bila membaca kitab itu tidak mengasyikkan maka anda tidak akan suka membaca, demikian pula sebaliknya. Tidak peduli seberapa sadar anda akan guna dari membaca, saat kita tidak suka membaca, penyakit malas terus datang tanpa diminta.

Malas ialah penyakit yang paling mematikan dan paling sulit guna ditemukan penawar yang mujarab. Bila kejadian sudah laksana ini bukankah kita hendak mendapatkan penyelesaian untuk menanggulangi rasa tidak suka membaca diperbanyak penyakit malas yang begitu besar bukan?

Kita pasti bercita-cita untuk mendapatkan penyelesaian untuk menanggulangi rasa tidak suka menyimak dan malas yang begitu besar, bukan? Hal kesatu anda harus anda lakukan ialah mengganti paradigma bahwa membaca ialah menyenangkan dan menarik, tidak melelahkan, paradigma tersebut dapat meningkatkan rasa suka anda terhadap pekerjaan membaca.

Apabila anda memaksa benak untuk berubah menurut kemauan kita secara sadar, ia tentu tidak mau. Tapi, bila kita menyerahkan pikiran sesuatu urusan baru yang menyerahkan efek rasa senang maka dengan gampang kita dapat membentuk satu kelaziman baru. Pergeseran persepsi berikut yang menciptakan tidak suka menyimak menjadi suka membaca, yang dari malas menyimak menjadi rajin menyimak terjadi dengan mudah. Maka percayalah bahwa membaca ialah kegiatan yang menyenangkan.

Sumber : www.studybahasainggris.com

Komitmen pemimpin

Komitmen pemimpin

Komitmen pemimpin

Komitmen pemimpin

Jika seseorang ingin menjadi seorang pemimpin yang efektif, pemimpin harus memiliki komitmen. Komitmen menunjukkan kepada orang lain bahwa seseorang memiliki keyakinan. Komitmen memiki 3 sifat:
a. Komitmen dimulai di dalam hati
Jika seseorang ingin membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain orang tersebut harus terlebih dahulu memeriksa hatinya apakah sudah benar-benar berkomitmen (Maxwell.2001:31).
b. Komitmen diuji oleh perbuatan.
Satu-satunya ukuran sejati dari komitmen adalah perbuatan. Jadikomitmen harus diiringi oleh perbuatan (Maxwell.2001:32).
c. Komitmen membuka pintu menuju prestasi.
Komitmen berlawanan dengan penolakan, karena komitmen adalah janji serius untuk terus maju dan untuk bangkit. Jadi jika seseorang ingin mencapai suatu tujuan maka harus punya komitmen (Maxwell.2001:33).
Tipe pengecut tidak memiliki sasaran dan tidak punya komitmen. Sedangkan tipe peragu tidak tahu apakah dapat mencapai sasarannya sehingga seseorang takut membuat komitmen. Tipe penyerah mulai menuju suatu sasaran namun segera menyerah jika menemui hambatan. Sedangkan tipe orang yang mati-matian, orang tersebut menetapkan sasaran dan berkomitmen untuk mencapainya dan membayar harga untuk mencapainya. Itulah 4 jenis tipe orang dalam komitmen. Oleh karena itu di butuhkan pengorbanan. Pengorbanan adalah sesuatu yang konstan dalam kepemimpinan, merupakan proses yang berkelanjutan bukan pengorbanan yang sekali bayar, selalu ada harga yang harus dibayar demi mancapai kemajuan atau peningkatan. Semakin tinggi kepemimpinan semakin besar pengorbanan yang akan diberikannya (Maxwell.2001:36).
Jadi sebenarnya kepemimpinan menuntut perubahan, perbaikan, serta pengorbanan yang berkelanjutan demi peningkatan seseorang harus rela berkorban. Itulah sifat sesungguhnya dari kepemimpinan. Oleh karena itu diperlukan komitmen dari seorang pemimpin untuk mencapai tujuannya. Sebab tanpa komitmen seorang pemimpin akan berhenti di perjalanannya apabila menemui kesulitan.

5 Integritas
“Integritas memiliki pengertian kata-kata dan perbuatan seseorang sesuai, tanpa memperdulikan siapa dirinya, dimana berada, dan bersama siapa” (Maxwell.1995:37). Integritas bukanlah apa yang dilakukan melainkan lebih kepada siapa diri sebenarnya pada akhirnya akan menetapkan apa yang dilakukan. Integritas membantu seseorang mengambil keputusan antara apa yang ingin dilakukan dan apa yang harus dilakukan. Integritas menetapkan siapa dirinya dan bagaimana orang tersebut akan memberikan tanggapan bahkan sebelum konflik muncul. Integritas menentukan apa yang dikatakan, dipikirkan, dan dilakukan ke dalam diri yang utuh sehingga izin tidak pernah diberikan bagi salah satu diantaranya yang tidak sesuai (Maxwell.1995:38). Orang yang berintegritas akan konsisten, dimana orang tersebut dapat menetapkan sebelumnya akan menjadi apa dirinya tidak peduli bagaimana keadaannya. Contoh : pemimpin mengatakan pada
karyawan “datanglah ke pekerjaan pada waktunya”. Pemimpin datang ke pekerjaan pada waktunya maka hasilnya karyawan akan datang pada waktunya. Tetapi jika terjadi sebaliknya, dimana pemimpin mengatakan kepada karyawan “datanglah ke pekerjaan pada waktunya”. Tetapi pemimpin datang ke pekerjaan terlambat maka hasilnya beberapa karyawan akan datang pada waktunya, lainnya tidak (Maxwell.1995:39)
Namun pada kenyataannya pemimpin berusaha memotivasi pengikut dengan sarana yang dangkal padahal yang diperlukan orang bukanlah motto untuk dikatakan, melainkan teladan untuk dilihat.
Berikut ini beberapa alasan mengapa integritas begitu penting :
a. Integritas membina kepercayaan
Dengan integritas yang ditemukan dalam diri seorang pemimpin yang bukan hanya kata-kata belaka tetapi juga disertai tindakan akan menumbuhkan kepercayaan dalam diri pengikutnya (Maxwell.1995:41).
b. Integritas punya nilai pengaruh tinggi.
Integritas merupakan kualitas manusia yang diperlukan untuk sukses bisnis. Dengan integritas yang dipunyai oleh seorang pemimpin akan memperbesar pengaruhnya, karena pengikut melihat adanya sesuatu yang bisa dipercayai dalam diri pemimpin (Maxwell.1995 :42).
c. Integritas memudahkan standar tinggi.
Pemimpin harus hidup dengan standar yang lebih tinggi daripada pengikutnya. Dengan adanya watak yang baik (integritas) memungkinkan pemimpin untuk melaksanakan semua tanggung jawabnya, kalau watak seorang pemimpin rendah, maka standarnya pun rendah (Maxwell.1995:43).
d. Integritas menghasilkan reputasi yang kuat, bukan hanya citra.
Citra adalah apa yang dipikirkan orang lain tentang diri seseorang. Integritas adalah apa diri seseorang yang sesungguhnya. Kadang-kadang kehidupan menjepit seseorang pada saat-saat mengalami tekanan seperti itu, apa yang ada di dalamnya akan ketahuan, dengan demikian akan menentukan bagaimana reputasi seseorang (Maxwell.1995:44).
e. Integritas berarti menghayati diri sebelum memimpin orang lain.
Sebelum memimpin orang lain seorang pemimpin harus menghayati dirinya sendiri, karena pemimpin tidak bisa memimpin siapa pun lainnya lebih jauh daripada tempat pemimpin sendiri berada. Oleh karena itu perlu dipastikan apakah pemimpin sudah memiliki integritas terlebih dahulu sebelum memimpin orang lain karena orang akan cenderung mengikuti pemimpin (Maxwell.1995:45).
f. Integritas membantu seorang pemimpin dipercaya bukan hanya pintar.
Kepercayaan adalah keyakinan bahwa pemimpin sungguh-sungguh dengan apa yang dikatakannya. Kepemimpinan yang efektif tidak hanya berdasarkan sifat pintar, tetapi juga berdasarkan sikap konsisten (Maxwell.1995:46).
g. Integritas adalah prestasi yang dicapai dengan susah payah.
Integritas bukan sebuah faktor yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah hasil dari disiplin pribadi, kepercayaan batin, dan keputusan untuk jujur sepenuhnya dalam segala situasi dalam kehidupan pemimpin. Untuk memperoleh integritas diperlukan suatu proses yang terus berlangsung (Maxwell.1995:47). Dari uraian di atas dapat dilihat pentingnya integritas sabagai karakter yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin karena integritas mengandung pengertian apa yang dikatakan pemimpin itu juga yang harus diperbuatnya. Sehingga pemimpin dapat memberi teladan kepada para pengikutnya.

Baca Juga : 

Sikap bukanlah asset

Sikap bukanlah asset

Sikap bukanlah asset

Sikap bukanlah asset

Sikap
“Sikap bukanlah asset yang menjadikan diri seseorang menjadi pemimpin besar, tetapi tanpa sikap yang baik seseorang tidak akan bisa mencapai potensi sepenuhnya” (Maxwell.1995:102). Setiap orang dalam pekerjaannya pernah mengalami saat-saat ketika perasaan menjadi tidak enak. Sikap seseorang tidak dapat menghentikan perasaannya, tetapi sikap bisa menjaga agar perasaan tidak menghentikan seseorang (Maxwell.1995:104). Sikap seorang pemimpin ditangkap oleh pengikutnya lebih cepat daripada tindakannya. Salah satu sikap yang baik bagi seorang pemimpin adalah bagaimana memiliki pandangan, pikiran dan sikap yang positif dalam menghadapi hidup ini. Sikap positif tidak hanya menentukan tingkat kecukupan diri sebagai seorang individu, melainkan berdampak pada bagaimana orang lain berinteraksi dengan dirinya. “Ketika otak dijarah dengan pemikiran negatif, kemungkinan seseorang untuk mendapatkan sukses jangka
panjang lenyap karena harapan dan semangat tidak ada, cepat atau lambat sikap akan menyeret diri ke bawah” (Maxwell.1995:105). Seorang pemimpin bisa mencapai tujuan kalau menetapkannya, dengan tidak mempedulikan apa yang dikatakan orang lain. Jika pemimpin mengatakan bisa berarti pasti bisa. Dengan pikiran dan sikap positif seorang pemimpin dapat lebih tangguh, lebih baik, dan lebih bekerja keras. Sebagai seorang pemimpin penting sekali memiliki sikap yang baik yang dapat dilihat oleh pengikutnya, karena hal itu dengan sendirinya akan menjadi daya tarik dari seorang pemimpin. Di dalam kebanyakan situasi pemimpin menarik orang-orang yang memiliki kualitas yang sama dengan dirinya. Orang-orang yang didapatkan oleh sang pemimpin bukanlah ditentukan oleh apa yang diinginkannya, melainkan oleh siapa pemimpin itu sendiri, itulah hukum daya tarik “siapa anda sesungguhnya menentukan siapa yang anda tarik” (Maxwell.2001:169).
Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa sikap merupakan pilihan dalam hidup manusia dari hari ke hari. Penting bagi pemimpin untuk memiliki sikap positif karena dengan sikap yang demikian pemimpin akan menjadi lebih tangguh, lebih kuat, dan juga memiliki pikiran yang positif dalam menghadapi persoalan yang dihadapi dan penting untuk diingat bahwa pemimpin pasti mempengaruhi para bawahannya; dengan memiliki sikap yang baik maka pemimpin pun akan menarik orang-orang untuk bersikap baik, demikian pula sebaliknya. Jadi pemimpin secara tidak langsung pasti mempengaruhi bawahannya.

3 Kompetensi
“Adalah kemampuan seorang pemimpin untuk mengatakannya, merencanakannya, dan melakukannya dengan sedemikian rupa sehingga orang lain akan mengetahui bahwa pemimpin mengetahui caranya dan mengetahui bahwa orang lain ingin menjadi pengikutnya” (Maxwell.2001:47).
Ada beberapa cara untuk mengembangkan kompetensi :
a. Perlu ada atau tampil setiap hari
Maksudnya adalah orang yang berkompetensi tinggi tidak hanya muncul secara jasmani, tetapi datang dalam keadaan siap setiap hari bagaimanapun perasaannya, keadaan apapun yang hadapi, atau seberapa sulit pun tantangan yang diperkirakan akan timbul (Maxwell.2001:51).
b. Memperbaiki diri secara berkesinambungan
Semua orang yang berkompetensi tinggi terus mencari cara untuk terus belajar, bertumbuh, serta memperbaiki diri (Maxwell.2001:51).
c. Tindak-lanjutilah dengan sempurna
Hal ini perlu bagi seorang pemimpin karena pemimpin akan cenderung dituntut oleh bawahannya lebih banyak lagi dari yang sebelumnya (Maxwell.2001:52).
d. Mencapai sesuatu lebih dari yang diharapkan
Orang yang berkompetensi tinggi selalu menempuh jarak ekstra. Pemimpin perlu untuk melakukan tugasnya serta lebih banyak lagi, hari demi hari (Maxwell.2001:52).
e. Memberi inspirasi kepada orang lain.
Para pemimpin berkompetensi tinggi melakukan lebih dari sekedar berprestasi tinggi. pemimpin menginspirasikan serta memotivasi orang untuk melakukan hal yang sama. Pemimpin yang efektif memadukan ketrampilan dengan kompetensi yang tinggi untuk membawa organisasinya ke tingkat kesempurnaan (Maxwell.2001:53).
Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa kompetensi perlu dimiliki oleh setiap pemimpin dimana kompetensi merupakan kemampuan pemimpin yang lebih dari sekedar kata-kata tetapi juga kemampuan untuk merencanakannya dan melakukannya sehingga pemimpin memperoleh kepercayaan dari pengikutnya.

Sumber : https://usgsprojects.org/

Kepemimpinan Maxwell

Kepemimpinan Maxwell

Kepemimpinan Maxwell

Kepemimpinan Maxwell

Pengertian Kepemimpinan Menurut Maxwell
Kepemimpinan adalah pengaruh tidak lebih yakni kemampuan memperoleh pengikut. Maxwell menyimpulkan bahwa setiap orang masing-masing mempengaruhi dan dipengaruhi orang lain. Itu berarti bahwa semua orang memimpin dalam beberapa bidang, sementara dalam bidang lain seseorang dipimpin. Pengaruh dapat dikembangkan, ada beberapa tingkat kepemimpinan yang dapat membantu menaikkan tingkat pengaruh seseorang yaitu :
a. Tingkat kedudukan
Ini adalah tingkat kepemimpinan awal yang mendasar. Di mana pengaruh yang dimiliki dibawa oleh jabatan. Hal ini tidak negatif kecuali kalau semuanya menjadi landasan untuk wewenang dan pengaruh, tetapi itu merupakan pengganti keahlian kepemimpinan yang buruk. Seseorang mungkin berada pada posisi “yang mengendalikan” karena diangkat ke
suatu kedudukan. Kepemimpinan yang sesungguhnya lebih dari hanya memiliki wewenang tetapi menjadi orang yang diikuti orang lain dengan senang hati dan penuh keyakinan (Maxwell.1995:5).
b. Tingkat izin
Kepemimpinan dapat membuat orang lain bekerja tanpa diwajibkan. Hal ini terjadi kalau seseorang naik ke tingkat pengaruh yang kedua. Orang tidak peduli seberapa banyak yang pemimpin ketahui sampai orang tahu seberapa besar pemimpin peduli. Kepemimpinan dimulai dengan hati, bukan hanya dengan kepala. Seseorang yang berada di tingkat “izin” akan memimpin dengan saling berhubungan antara atasan dan bawahan (Maxwell.1995:7).
c. Tingkat produksi
Pada tingkat ini segala hal mulai terjadi (hal-hal yang baik; seperti keuntungan meningkat, moral tinggi, keluarnya karyawan rendah, kebutuhan terpenuhi, masalah terpecahkan minimum). Pada tingkat 2 orang berkumpul hanya untuk berkumpul, tidak ada tujuan lain, pada tingkat 3 orang berkumpul untuk mencapai tujuan (Maxwell.1995:8).
d. Tingkat pengembangan manusia
Salah satu tanggungjawab utama seorang pemimpin adalah mengembangkan orang lain untuk melakukan pekerjaan. Seorang pemimpin hebat bukan hanya kekuasaan saja, tetapi karena kemampuannya memberikan kekuatan kepada orang lain. Loyalitas kepada pemimpin mencapai puncak tertinggi ketika pengikut secara pribadi tumbuh melalui bimbingan si pemimpin. Pemimpin merebut hati pengikutnya dengan membantu bawahan tumbuh secara pribadi (Maxwell.1995:10).
e. Tingkat kemampuan menguasai pribadi
“Para pemimpin pada umumnya belum sampai di tingkat ini, hanya kepemimpinan yang terbukti sepanjang hidup akan membuat seseorang berada di tingkat 5 dan meraih penghargaan yang memuaskan selamanya. (biasanya orang yang berada ditingkat ini adalah seorang negarawan/ konsultan)” (Maxwell.1995:11).
Jadi bila seseorang tidak dapat mempengaruhi orang lain, maka orang lain tidak mengikutinya. Bila orang lain tidak mengikutinya berarti orang tersebut bukanlah seorang pemimpin.
Menurut Maxwell kepemimpinan itu berkembang setiap hari. Kemampuan memimpin bukan hanya suatu bakat sejak lahir, tetapi sesungguhnya merupakan kumpulan dari berbagai ketrampilan, yang hampir seluruhnya dapat dipelajari serta ditingkatkan. Namun diperlukan suatu proses yang tidak terjadi hanya dalam semalam, karena aspek kepemimpinan sangat banyak : kehormatan, pengalaman, kekuatan, emosional, ketrampilan membina hubungan dengan sesama, disiplin, visi, dan sebagainya. Maxwell mengatakan bahwa pemimpin yang sukses adalah orang yang belajar, dimana proses belajarnya berkelanjutan, sebagai hasil dari disiplin pribadi dan ketekunan. Jadi kepemimpinan berjalan dari hari ke hari dimana sasaran setiap harinya haruslah menjadi sedikit lebih baik atau membangun di atas kemajuan hari sebelumnya (Maxwell.2001:65).

Jadi setiap orang yang ingin menjadi pemimpin harus melalui proses karena kepemimpinan tidak dapat terjadi hanya dalam sekejap. Kepemimpinan tidaklah berkembang dalam satu hari melainkan seumur hidup.
Kualitas kepemimpinan
Dari sekian banyak kualitas kepemimpinan menurut Maxwell hanya dipilih 14 kualitas kepemimpinan dengan alasan 14 kualitas ini secara umum dirasa penting dan perlu ada dalam diri seorang pemimpin :
1 Kepercayaan
Orang akan percaya kepada sang pemimpin dulu, baru kepada visinya. Banyak orang yang terbalik pendekatannya, di mana orang percaya bahwa jika tujuannya cukup baik, maka otomatis akan percaya dan mengikutinya. Namun cara kerja kepemimpinan yang sesungguhnya yaitu orang akan mengikuti pemimpin yang dapat dipercaya, yang melontarkan tujuan-tujuan yang layak. Contoh : “sering kali para investor tidak peduli, apa visi sang usahawan. Jika investor percaya kepada orangnya maka otomatis akan menerima semua gagasannya” (Maxwell.2001:256).
Kepemimpinan dan visi selalu berjalan seiring dan tidak mungkin dipisahkan. Jika para pengikut tidak suka pemimpinnya atau visinya, pengikut akan mencari pemimpin lain, sedangkan jika para pengikut tidak suka pemimpinnya namun suka visinya, pengikut tetap akan mencari pemimpin lain. Sekalipun orang menganggap suatu tujuan itu baik, namun jika tidak suka pemimpinnya, maka akan mencari pemimpin lain. Jika para pengikut suka kepada pemimpinnya namun tidak suka visinya, pengikut akan ubah visinya. Sekalipun
orang tidak suka visi seorang pemimpin, jika sudah percaya kepada sang pemimpin, pengikut akan terus mengikutinya. Jika para pengikut suka kepada pemimpin dan visinya, pengikut akan mendukung keduanya. Dalam kondisi ini pengikut akan mengikuti pemimpin seberapa buruk apa pun kondisinya (Maxwell.2001:259-261). Visi yang hebat tidaklah cukup. Tapi seseorang harus menjadi pemimpin yang baik dan dapat dipercaya terlebih dahulu, maka orang-orang akan mengikutinya.
Kepercayaan adalah landasan dari kepemimpinan (Maxwell.2001:115). Untuk membangun kepercayaan, seorang pemimpin harus memberikan teladan dalam kemampuan, koneksi, dan karakter. Kekeliruan berdasarkan kemampuan dapat dimaafkan jika pemimpin masih dalam tahap pertumbuhan. Namun pengikut tidak akan percaya kepada seseorang yang telah gagal dalam karakter. Karakter memungkinkan terjadinya kepercayaan, dan kepercayaan memungkinkan terjadinya kepemimpinan (Maxwell.2001:122). Setiap kali seseorang memimpin itu berarti para bawahan menyetujui untuk menempuh perjalanan bersama pemimpinnya, dimana perjalanan itu akan ditentukan oleh karakter. Dengan karakter yang baik, semakin panjang perjalanannya, semakin baik tampaknya. Namun jika karakter seorang pemimpin cacat, semakin panjang perjalanannya dan semakin buruk jadinya. Karakter mengkomunikasikan banyak hal di antaranya mengkomunikasikan konsistensi.
Para pemimpin yang tidak memiliki kekuatan karakter tidak dapat diandalkan hari demi hari karena kemampuannya terus berubah-ubah. Jika orang-orang tidak dapat menerka sikap pemimpin, suatu saat akan mencari pemimpin yang lain. Cacat karakter yang dimiliki oleh pemimpin yang gagal itu akan dapat menghancurkan landasan kepemimpinannya. Karakter juga mengkomunikasikan potensi, jika karakter seorang pemimpin itu kuat orang akan percaya kepadanya dan akan percaya kepada kemampuannya untuk memaksimalkan potensinya.
Karakter mengkomunikasikan kehormatan, orang tidak akan mengikuti orang lain karena kebetulan. Secara umum para pengikut akan tertarik kepada orang-orang yang lebih kuat kepemimpinannya daripada dirinya sendiri. Seseorang akan mengikuti individu-individu yang kepemimpinannya dihormati. Seorang pemimpin dapat memperoleh kehormatan dengan mengambil keputusan-keputusan yang mantap, mengakui kekeliruan-kekeliruan dan mendahulukan kepentingan para pengikut serta organisasinya daripada diri sendiri. Dengan memberikan nilai tambah kepada hidup para pengikut maka dengan sendirinya orang akan menghormati sang pemimpin (Maxwell.2001:121-128).
Jadi karakter yang baik dari seorang pemimpin membangun kepercayaan di antara para pengikutnya. Karena para pengikut akan mengikuti orang-orang yang dapat dipercaya dan dianggap lebih kuat dari dirinya sendiri. ketika orang-orang percaya kepada sang pemimpin maka pengikut juga akan menghormatinya dan juga secara otomatis akan mendukung dan mengikuti apa yang menjadi visi dari sang pemimpin. Namun jika seorang pemimpin melanggar kepercayaan yang telah dibangun tersebut, maka kemampuan memimpinnya akan lenyap. Karena seperti yang dikatakan di atas bahwa orang akan mengikuti sang pemimpin jika pengikut percaya pada pemimpinnya, kemudian barulah pengikut bersedia untuk mengikuti visi pemimpin dan berjalan bersama pemimpin untuk mencapai visi tersebut.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/