Audiens Adalah

Audiens Adalah

Audiens Adalah

Audiens Adalah

Pada awalnya, sebelum media massa ada, audiens adalah

sekumpulan penonton drama, permainan dan tontonan. Setelah ada kegiatan komunikasi massa, audiens sering diartikan sebagai penerima pesan-pesan media massa.

McQuail (1987) menyebutkan beberapa konsep alternatif tentang audiens sebagai berikut:

  • Audiens sebagai kumpulan penonton, pembaca, pendengar, pemirsa. Konsep audiens diartikan sebagai penerima pesan-pesan dalam komunikasi massa, yang keberadaannya tersebar, heterogen, dan berjumlah banyak. Pendekatan sosial budaya sangat menonjol untuk mengkaji konsep ini.
  • Audiens sebagai massa. Konsep audiens diartikan sebagai suatu kumpulan orang yang berukuran besar, heterogen, penyebaran, dan anomitasnya serta lemahnya organisasi sosial dan komposisinya yang berubah dengan cepat dan tidak konsisten. Massa tidak emiliki keberadaan(eksistensi) yang berlanjut kecuali dalam pikiran mereka yang ingin memperoleh perhatian dari dan memanipulasi orang-orang sebanyak mungkin. McQuail menyatakan bahwa konsep ini sudah tidak layak lagi dipakai.
  • Audiens sebagai kelompok sosial atau publik. Konsep audiens diartikan sebagai suatu kumpulan orang yang terbentuk atas dasar suatu isyu, minat, atau bidang keahlian. Audiens ini aktif untuk memperoleh informasi dan mendiskusikannya dengan sesama anggota audiens. Pendekatan sosial politik sangat menonjol untuk mengkaji konsep ini.
  • Audiens sebagai pasar. Konsep audiens diartikan sebagai konsumen media dan sebagai audiens (penonton, pembaca, pendengar, atau pemirsa) iklan tertentu. Pendekatan sosial ekonomi sangat menonjol untuk mengkaji konsep ini.

 

Konsep-konsep di atas tentu saja tidak saling eksklusif

secara empiris para pengelola/pemilik maupun pengguna media massa memaknai audiens sebagai perpaduan konsep ke satu, empat, dan tiga.

Melvin De Fleur dan Sandra Ball-Rokeach (dalam Nurudin, 2004; Rakhmat, 1994) mengkaji interaksi audiens dan bagaimana tindakan audiens terhadap isi media. Mereka menyajikan tiga perspektif yang menjelaskan kajian tersebut. Ketiga perspektif itu adalah sebagai berikut:

  1. Individual Differences Perspective. Perspektif perbedaan individual memandang bahwa sikap dan organisasi personal-psikologis individu akan menentukan bagaimana individu memilih memilih stimuli dari lingkungan, dan bagaimana ia memberi makna pada stimuli tersebut. Berdasarkan ide dasar daristimulus-response, perspektif ini beranggapan bahwa tidak ada audiens yang relatif sama, makanya pengaruh media massa pada masing-masing individu berbeda dan tergantung pada kondisi psikologi individu itu yang berasal dari pengalaman masa lalunya. Dengan kata lain, masing-masing individu anggota audiens bertindak menanggapi pesan yang disiarkan media secara berbeda, hal ini menyebabkan mereka juga menggunakan atau merespon pesan secara berbeda pula.

Dalam diri individu audiens terdapat apa yang disebut konsep diri, konsep diri mempengaruhi perilaku komunikasi -mempengaruhi kepada pesan apa kita bersedia membuka diri, bagaimana kita mempersepsi pesan itu, dan apa yang kita ingat. Dengan kata lain, konsep diri mempengaruhi terpaan selektif, persepsi selektif, ingatan selektif.

  1. Social Categories Perspective. Perspektifini melihat di dalam masyarakat terdapat kelompok-kelompok sosial yang didasarkan pada karakteristik umum seperti jenis kelamin, umur, pendidikan, pendapatan, keyakinan beragama, tempat tinggal, dan sebagainya. Masing-masing kelompok sosial itu memberi kecenderungan anggota-anggotanya mempunyai kesamaan norma sosial, nilai, dan sikap. Dari kesamaan itu mereka akan mereaksi secara sama pada pesan khusus yang diterimanya. Berdasarkan perspektif ini, pemilihan dan penafsiran isi oleh audiens dipengaruhi oleh pendapat dan kepentingan yang ada dan oleh norma-norma kelompok sosial. Dalam konsep audiens sebagai pasar dan sebagai pembaca, perspektif ini melahirkan segmentasi. Contoh: Anak-anak membaca Bobo, Yunior, Ananda. Ibu-ibu membaca Kartini, Sarinah, Femina. Kaum Islam membaca Sabili, Hidayah.
  2. Social Relation Perspective. Persektif ini menyatakan bahwa hubungan secara informal mempengaruhi audiens dalam merespon pesan media massa. Dampak komunikasi massa yang diberikan diubah secara signifikan oleh individu-individu yang mempunyai kekuatan hubungansosial dengan anggota audiens. Tentunya perspektif ini eksis pada proses komunikasi massa dua tahap, dan atau multi tahap.

 

Sejarah penelitian/pembahasan mengenai audiens telah dimulai

seiring dengan penelitian tentang efek komunikasi massa. Pada awalnya, audiens dianggap pasif (baca teori peluru (Bullet Theory) atau Model Jarum Hipodermis). Namun pembahasan audiens secara intensif yang dimulai tahun 1940, Herta Herzog, Paul Lazarsfeld dan Frank Stanton (dalam Barran & Davis, 2003) memelopori mempelajari aktifitas audiens (yang kemudian melahirkan konsep audiens aktif) dan kepuasan audiens. Misal, pada tahun 1942 Lazarfeld dan Stanton memproduksi buku seri dengan perhatian pada bagaimana audiens menggunakan media untuk mengorganisir pengalaman dan kehidupan sehari-hari. Tahun 1944 Herzog menulis artikel Motivation and Gratifications of Daily Serial Listener, yang merupakan publikasi awal tentang penelitian kepuasan audiens terhadap media.

Aktifitas audiens merujuk pada pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

  1. Sejauh mana selektivitas audiens terhadap pesan-pesan komunikasi;
  2. Kadar dan jenis motivasi audiens yang menimbulkan penggunaan media;
  3. Penolakan terhadap pengaruh yang tidak diinginkan;
  4. Jenis & jumlah tanggapan(response)yang diajukan audiens media (McQuail, 1987).

Pada waktu itu, aktivitas audiens merupakan fokus kajian uses and gratifications. Secara umum, pandangan para peneliti dalam tradisi uses and gratifications media menganggap bahwa audiens aktif dalam hal kesukarelaan dan orientasi selektif dalam proses komunikasi massa.

Levy dan Windahl menyusun tipologi aktifitas audiens yang dibentuk melalui dua dimensi. Dua dimensi itu adalah sebagai berikut:

  1. Dimensi orientasi audiens yang terdiri dari tiga tingkatan:
    • Selektivitas terhadap isi media
    • Keterlibatan (involvement), mengandung dua arti: a. Tingkatan dimana audiens menghubungkan dirinya dengan isi media; b. Suatu tingkatan dimana individu berinteraksi secara psikologis dengan media atau termasuk di dalamnya dengan pesan-pesan media.
    • kegunaan (utility), diartikan bahwa individu menggunakan atau mengantisipasi penggunaan komunikasi massa untuk tujuan sosial atau psikologisnya.
  2. Dimensi temporal (urutan komunikasi), yaitu dimensi yang menjelaskan aktivitas audiens dilihat sebelum, selama, dan sesudah terpaan (exposure).

 

Tipologi Aktivitas Audiens

(Levy dan Windahl, 1984)

Urutan komunikasi

Orientasi

Audiens

Sebelum terpaan Selama terpaan Sesudah terpaan
Selektivitas Terpaan selektif, mencari-cari Persepsi selektif Ingatan selektif
Keterlibatan Antisipasi dari terpaan Perhatian, pembentukan makna, interaksi parasosial, identifikasi Identifikasi jangka panjang,

mengkhayal

Kegunaan koin pertukaran Menggunakan untuk memperoleh kepuasan menggunakan kepemimpinan pendapat suatu topik

Lebih lanjut, Levy dan Windahl menghubungkan antara variabel keterlibatan selama terpaan dengan variabel preexposure selectivity, yang menghasilkan 4 subtipe aktivitas audiens. Tipologi subtipe aktivitas audiens tersebut tersaji pada tabel berikut ini.

Preexposure selectivity
Keterlibatan selama terpaan Tinggi Rendah
Tinggi Mencari kepuasan yang dimotivasi Keterlibatan indiskriminasi
Rendah Topik ritual Melewatkan waktu

Dalam penelitiannya, Levy dan Windahl menyatakan bahwa ada korelasi positif yang signifikan antara pengukuran aktivitas audiens dengan indikator-indikator pencarian kepuasan dan pemerolehan kepuasan. Pada kasus hubungan antara aktivitas dengan pencarian kepuasan, ditemukan bahwa individu menggunakan media untuk memperoleh kepuasan sosial maupun psikososialnya, dan audiens akan aktif memenuhi harapannya itu dalam proses komunikasi yang dilakukannya. Sebaliknya, hubungan antara aktivitas dengan pemerolehan kepuasan, memperlihatkan bahwa pengalaman individu yang lebih aktif akan berada pada level kepuasan yang lebih tinggi, dan aktivitas harus dilihat sebagai variabel independen. Contoh Teks Editorial Di Koran

Zat dalam Secangkir Teh yang Bermanfaat

Zat dalam Secangkir Teh yang Bermanfaat

Zat dalam Secangkir Teh yang Bermanfaat

Zat dalam Secangkir Teh yang Bermanfaat

Karena itu selain sebagai minuman ringan, teh juga dapat digunakan sebagai terapi untuk kesehatan. Jika kita meminum secangkir teh, maka kita setidaknya tahu apa saja zat terbaik yang ada di dalam secangkir teh yang kita minum. Zat apa saja yang terdapat dalam teh sehingga membuatnya dikenal sebagai minuman kaya manfaat? Berikut ini beberapa zat utama yang bermanfaat yang terdapat di dalam secangkir teh.

v  Polifenol

Polifenol pada teh berupa katekin dan flavanol. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh juga ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh. Radikal bebas ada di tubuh kita karena lingkungan udara yang tercemar polusi dan juga dari makanan yang kita makan.

v  Vitamin E

Dalam satu cangkir teh mengandung vitamin E sebanyak sekitar 100-200 IU yang merupakan kebutuhan satu hari bagi tubuh manusia. Jumlah ini berfungsi menjaga kesehatan jantung dan membuat kulit menjadi halus.

v  Vitamin C

Vitamin ini berfungsi sebagai imunitas atau daya tahan bagi tubuh manusia. Selain itu vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang diperlukan untuk ketahanan tubuh manusia terhadap penyakit.

v  Vitamin A

Vitamin A yang ada pada teh berbentuk betakaroten merupakan vitamin yang diperlukan tubuh dapat tercukupi.

Baca Artikel Lainnya:

Jenis-Jenis Dana Pensiun

Jenis-Jenis Dana Pensiun

Jenis-Jenis Dana Pensiun

Jenis-Jenis Dana Pensiun

  1. Dana pensiun pemberi kerja

Adalah dana pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan yang memperkerjakan karyawan, selaku pendiri untuk menyelenggarakan proogram pensiun manfaat pasti atau program pensiun iuran pasti bagi kepentingan sebagian atau seluruh karyawannya sebagai peserta, dan menimbulkan kewajiban terhadap pemberi kerja.

  1. Dana pensiun lembaga keuangan

Adalah dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau oerusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan program pensiun iuran pasti bagi perorangan baik karyawan maupun pekerja mandiri yang terpisah dari dana pensiun pemberi kerja bagi karyawan bank atau perusahaan asuransi jiwa.

  1. Dana pensiun berdasarkan keuntungan

Adalah dana pensiun pemberi kerja yang menyelenggarakan program iuran pasti, dengan iuran hanya dari pemberi kerja yang disasarkan pada rumus yang dikaitkan dengan keuntungan pemberi kerja.

Sumber: https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Cara Merakit Komputer Dijamin Tuntas

Cara Merakit Komputer Dijamin Tuntas

Cara Merakit Komputer Dijamin Tuntas

Cara Merakit Komputer Dijamin Tuntas

Siapkan Motherboard

Siapkanlah motherboard yang akan anda gunakan, lalu buka pengunci socket prosesornya dengan perlahan. Lihat petunjuk di buku yang ada bersama motherboard di dalam kardus yang anda beli.

Prosesor

Posisikan tanda segitiga di sudut prosesor, ke tanda segitiga socket prosesor di motherboard. Kalau pasangnya benar artinya prosesor tidak bisa digerakkan ke kanan ataupun ke kiri. Setelah pemasangan prosesor dengan benar ke motherboard, kuncilah prosesor dengan cara tekan tuas ke bawah kemudian kaitkan dengan pengunci yang ada.

Kipas Pendingin Prosesor

Pasanglah heatsink (kipas pendingin prosesor) tepat di atas posisi prosesor lalu kunci / kuatkan kipas pendingin tersebut ke motherboard dengan sekrup / mur yang bentuknya khusus untuk pendingin prosesor tersebut. Jika kita menggunakan 4 buah pengunci di 4 titik sekitar pendingin, maka gunakanlah semua kunci tersebut tekan terlebih dahulu kemudian putar kekanan. Setelah dirasa sudah selesai menguncinya, cek dengan cara angkat kipas pendingin prosesor itu, jika kipas itu masih bisa terlepas dari motherboard artinya pemasangan anda belum benar.

Pasang RAM

Buka dahulu pengunci RAM yang ada di motherboard, dengan cara lepaskan pengunci tersebut ke arah samping bagian luar, kemudian masukan RAM ke dalam slot memori dengan cara tekanlah cukup kuat secara hati-hati, lalu pasanglah pengunci RAM itu kembali, jika penguncian itu terdengar bunyi klik maka anda memasangnya sudah benar.

Casing 

Buka bagian samping casing dengan cara buka sekrupnya, cek casing apakah kuat untuk menopang elemen hardware. Kemudian posisikan casing dalam keadaan tidur lalu pasang motherboard tepat berada di dudukan posisi casing dalam keadaan tidur (cari dimana lubang yang cocok untuk pemasangan motherboard). Selanjutnya pasang seluruh mur atau sekrup motherboard ke casing. Jangan lupa cek apakah pemasangan sudah benar atau kuat, caranya angkat motherboard tersebut jika terlepas dari casing artinya anda memasangnya belum benar.

Pemasangan Harddisk

Carilah sekrup / mur yang cocok untuk harddisk, kemudian pasanglah sekrup tersebut secara benar. Untuk kabel-kabelnya nanti saja setelah semua komponen terpasang.

Selanjutnya pemasangan Optical Drive

Copot panel drive yang ada di bagian depan casing (biasanya ada di bagian bawah) lalu tempatkanlah Optical Drive itu dengan benar, kunci dengan sekrup agar tidak bergerak.

Pada langkah yang terakhir adalah Anda harus memasang kabel-kabel penghubung ke motherboard, untuk menghubungkan kabel-kabel tersebut sesuaikan saja mana yang cocok, jika tidak cocok berarti kabel tersebut bukan di colok kesitu, cari lagi mana yang kira-kira cocok. Tapi ada kabel yang paling membingungkan bentuknya itu kecil-kecil dan tidak ada petunjuk pasangnya disebelah mana, kabel itu memiliki ciri yaitu ada tulisannya seperti HDD LED, POWER LED, SW, dan POWER SW. Karena kabel ini sulit harus di colok ke mana karena tidak ada buku petunjuknya, maka saya akan menjelaskannya.

Sumber: https://www.ram.co.id/

Pendekatan Geografi

Pendekatan Geografi

Pendekatan Geografi

Pendekatan Geografi

Pendekatan Keruangan.

Pendekatan keruangan merupakan suatu cara pandang atau kerangka analisis yang menekankan eksistensi ruang sebagai penekanan. Eksisitensi ruang dalam perspektif geografi dapat dipandang dari struktur (spatial structure), pola (spatial pattern), dan proses (spatial proces) (Yunus, 1997).
Dalam konteks fenomena keruangan terdapat perbedaan kenampakan strutkur, pola dan proses. Struktur keruangan berkenaan dengan dengan elemen-elemen penbentuk ruang. Elemen-elemen tersebut dapat disimbulkan dalam tiga bentuk utama, yaitu: (1) kenampakan titik (point features), (2) kenampakan garis (line features), dan (3) kenampakan bidang (areal features).
Kerangka kerja analisis pendekatan keruangan bertitik tolak pada permasalahan susunan elemen-elemen pembentuk ruang.

Pendekatan Kelingkungan (Ecological Approach).

Dalam pendekatan ini penekanannya bukan lagi pada eksistensi ruang, namun pada keterkaitan antara fenomena geosfera tertentu dengan varaibel lingkungan yang ada. Dalam pendekatan kelingkungan, kerangka analisisnya tidak mengkaitkan hubungan antara makluk hidup dengan lingkungan alam saja, tetapi harus pula dikaitkan dengan (1) fenomena yang didalamnya terliput fenomena alam beserta relik fisik tindakan manusia. (2) perilaku manusia yang meliputi perkembangan ide-ide dan nilai-nilai geografis serta kesadaran akan lingkungan.

Pendekatan Kompleks Wilayah

Permasalahan yang terjadi di suatu wilayah tidak hanya melibatkan elemen di wilayah itu. Permasalahan itu terkait dengan elemen di wilayah lain, sehingga keterkaitan antar wilayah tidak dapat dihindarkan. Selain itu, setiap masalah tidak disebabkan oleh faktor tunggal. Faktor determinannya bersifat kompleks. Oleh karena itu ada kebutuhan memberikan analisis yang kompleks itu untuk memecahkan permasalahan secara lebih luas dan kompleks pula.

Baca Juga : 

 

Prinsip dan Aspek Geografi

Prinsip dan Aspek Geografi

Prinsip dan Aspek Geografi

 

Prinsip-prinsip dasar geografi

terbagi menjadi empat jenis, yaitu sebagai berikut :

Prinsip Persebaran adalah

prinsip geografi yang berkenaan dengan persebaran gejala di permukaan bumi yang cenderung tersebar tidak merata.

Prinsip Interelasi adalah

prinsip geografi yang berkenaan dengan hubungan timbal balik (interelasi) antara gejala yang satu dan gejala yang lainnya.

Prinsip Deskripsi adalah prinsip geografi yang berkenaan dengan pemaparan (deskripsi) suatu gejala di permukaan bumi baik melalui tulisan, tabel, diagram, peta, atau video.

Prinsip Korologi (keruangan) adalah prinsip geografi yang berkenaan dengan kajian gejala, fakta, dan masalah geografi ditinjau dari aspek persebaran, interelasi, dan interaksinya dalam ruang (permukaan bumi) yang membentuk suatu integritas atau kesatuan tertentu.

Aspek-aspek geografi terbagi menjadi tujuh jenis, yaitu sebagai berikut.

Aspek Topologi

Meliputi unsur letak, batas, luas dan bentuk (morfologi) dari suatu wilayah.

Aspek Nonbiotik

meliputi unsur kondisi tanah, hidrologi (tata air) baik perairan darat maupun laut dan kondisi iklim dari suatu wilayah.

Aspek Biotik, meliputi unsur vegetasi (tetumbuhan atau flora, dunia binatang (fauna) dan kajian penduduk.

Aspek Sosial, meliputi unsur tradisi, adat-istiadat, komunitas, kelompok masyarakat dan lembaga-lembaga sosial.

Aspek Ekonomi, meliputi unsur pertanian, perkebunan, pertambangan, perikanan, industri, perdagangan, transportasi dan pasar.

Aspek Budaya, meliputi kajian unsur pendidikan, agama, bahasa dan kesenian.

Aspek Politik, meliputi unsur pemerintahan dan kepartaian yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat.

Sumber : https://dosen.co.id/

Berbagai Cara Menghilangkan Bekas Luka

Berbagai Cara Menghilangkan Bekas Luka

Berbagai Cara Menghilangkan Bekas Luka

Berbagai Cara Menghilangkan Bekas Luka

Luka yang terlihat pastinya

membuat percaya diri menjadi berkurang, apalagi kalau bekas luka tersebut terdapat pada bagian-bagian yang sangat terlihat seperti di wajah, lengan, dan juga kaki. Berikut tipsnya adalah :
Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Minyak Zaitun
Cukup dioleskan minyak zaitun pada bekas luka. Hal ini bisa dilakukan secara rutin sehingga luka semakin mudah hilangnya.

Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Lidah Buaya

Gunakan daging lidah buaya ini dan oleskan pada daerah yang terkena luka.
Gunakan juga secara rutin setiap hari untuk hasil yang maksimal.
Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Daun Pare
Tumbuk daun pare secukupnya dengan menambahkan sedikit air, atau bisa dicampur dengan bedak bayi dan dibalurkan ke bagian yang kehitaman akibat bekas luka. Diamkan kurang lebih selama 4 jam secara rutin selama 3-4 minggu.

Menhilangkan Bekas Luka Menggunakan Daun Randu

menumbuk beberapa pucuk daun randu lalu tempel di bekas luka sampai ramuan tumbukan daun randu itu kering sendiri kemudian bersihkan dengan air bersih. Lakukan berulang-ulang setiap hari sampai bekas lukanya pudar dan mungkin butuh waktu lama karena tidak instan.
Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Madu
Pertama, campurkan satu sendok teh madu dan teh biji pala bubuk lalu oleskan pada bagian bekas luka pada wajah.
Kemudian diamkan selama 20 menit, setelah itu bilas dengan air dingin.
Lakukan perawatan tersebut dua kali dalam seminggu.

Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Minyak kelapaCobalah memijat area bekas luka dengan minyak kelapa. Cara ini bisa menyamarkan, meski tidak bisa menghilangkan sepenuhnya.

Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Jus mentimunOleskan

jus mentimun ke area bekas luka dan biarkan selama 15 menit sebelum membasuh muka dengan air dingin.

Menghilangkan Luka Dengan Minyak LavenderOleskan minyak lavender ke area bekas luka dengan menggunakan kapas, 2 kali sehari.

Menghilangka Bekas Luka Menggunakan Daun mintAmbillah beberapa lembar daun mint kemudian haluskan. Selanjutnya ambillah sari dari daun mint yang telah dihaluskan dengan menggunakan kain. Selanjutnya oleskan ke wajah atau area lain yang memiliki bekas luka.

Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Teh hijauBasahi kapas dengan teh hijau kemudian oleskan ke bekas luka.

Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Jus lemonJus lemon merupakan pemutih alami dan bisa membantu menyamarkan bekas luka dan belang-belang di kulit.

Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan CendanaKayu cendana Buatlah pasta campuran dari kayu cendana dengan air mawar. Oleskan pasta tersebut ke area bekas luka di malam hari dan bersihkan di pagi harinya. Metode ini dinyatakan sebagai salah satu cara terbaik menghilangkan bekas luka.

Menghilangkan Bekas Luka Menggunakan Susu

dan yogurtBuatlah larutan dari 1 sendok makan krim susu asam (pilihlah yang bebas lemak untuk muka berminyak), 1 sendok makan yogurt, 1 sendok makan oatmeal yang telah dihaluskan dan beberapa tetes jus lemon. Oleskan larutan ke muka dan biarkan 10 menit sebelum dibersihkan. Cara ini efektif mengangkat bekas-bekas luka di wajah.
Silahkan mencoba dengan cara mana yang cocok dengan anda. Rawatlah wajah dengan menggunakan bahan-bahan yang lebih alami yang sudah disediakan oleh alam

Sumber : http://www.ngegas.com/

Pengumuman Finalis Anugerah Atikan Jabar pada 9 November 2018

Pengumuman Finalis Anugerah Atikan Jabar pada 9 November 2018

 

Pengumuman Finalis Anugerah Atikan Jabar pada 9 November 2018

 10 finalis perkategori lomba Anugerah Atikan Jabar

Pengumuman 10 finalis perkategori lomba Anugerah Atikan Jabar diumumkan pada 9 November 2018 mendatang. Sedangkan kegiatan final dilaksanakan pada awal Desember. Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Tikomdik, Endang  Susilastuti.

Walaupun sudah pada tahap penilaian oleh juri

Endang mengatakan masih banyak peserta yang meminta waktu tambahan. Ia menegaskan tidak akan memperpanjang waktu lomba karena karya sudah pada tahap penilaian oleh juri.

“Banyak yang minta ke kita untuk memperpanjang waktu pengumpulan karya, tapi kalau diperpanjang nanti tidak selesai-selesai. Mungkin untuk tahun depan saja,” ujar Endang saat ditemui di ruangannya, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Rajiman No.6, Kota Bandung, pada Selasa, 6 November 2018.

Endang mengatakan, banyaknya peserta yang meminta waktu tambahan menunjukan antusias masyarakat terhadarp kegiatan ini begitu besar. Bahkan latar belakang peserta begitu beragam.

Tahun ini hanya sasaran peserta merupakan guru  (perorangan)

peserta didik (perorangan/kelompok), guru atau peserta didik (perorangan/kelompok) dan sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat. Akan tetapi, banyak peserta yang berasal dari jenjang SD hingga mahasiswa.

“Ini akan menjadi evaluasi untuk kegiatan tahun depan

Tahun depan kita akan buka untuk umum,” ujar Endang.

Ada 10 mata lomba yang dilaksanakan pada kegiatan ini, yaitu, lomba whiteboard animation for digital media dalam pembelajaran, lomba media interaktif, lomba film pendek dokumenter, lomba jingle, lomba iklan layanan masyarakat, lomba foto pendidikan, lomba edugame, lomba karya inovasi pembelajaran, lomba website sekolah dan lomba anugerah sekolah berbasis TIK.

 

Artikel terkait:

Vivo Bakal Umumkan Smartphone dengan Desain Baru?

Vivo Bakal Umumkan Smartphone dengan Desain Baru

 

Vivo Bakal Umumkan Smartphone dengan Desain Baru

Sama seperti sejumlah vendor smartphone lain, Vivo dilaporkan sedang menyiapkan pengumuman produk barunya dengan kode nama The Waterdrop. Smartphone tersebut akan diumumkan pada 24 Januari 2019.

Dilansir Phone Arena, Rabu (16/1/2019)

sebuah poster terkait smartphone tersebut dilaporkan telah beredar di ranah maya. Akun pembocor Ice Universe mengunggahnya di Twitter.

“Vivo ‘The Waterdrop’ invitation

released on January 24. Probably the most subversive phone, I will experience it at the press conference”, atau “Undangan ‘The Waterdrop’ Vivo, akan dirilis pada 24 Januari. Kemungkinan adalah ponsel paling subversif, dan saya akan mencobanya di dalam acara konferensi pers,” tulis Ice Universe dengan akun Twitter @UniverseIce.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Vivo tentang smartphone baru tersebut, termasuk konfirmasinya tentang laporan ini. Selain itu, bocoran tentang spesifikasinya pun tidak banyak beredar.

Menurut sumber Phone Arena

smartphone Vivo ini akan menyuguhkan desain berbeda dibandingkan yang ada di pasaran saat ini. “Saya bisa menjamin kalian tidak pernah merlihat desain ponsel seperti ini. Ini akan menjadi kali pertama dalam sejarah ponsel,” tuturnya.

Vivo Buka-bukaan soal Smartphone 5G dan Layar Lipat

Media gathering Vivo di Lembang, Bandung, Rabu (9/1/2019). Liputan6.com/Surya Handika
Teknologi 5G, smartphone layar lipat, hingga Artificial Intelligence (AI), disebut akan mendominasi tren smartphone pada 2019.

Menanggapi hal ini, Global Product Manager Vivo, Charles Ding, mengungkap 5G sudah diterapkan pada perangkat Vivo di Tiongkok. Lantas, Indonesia kapan?

“Untuk Indonesia sendiri segera menyusul, kami masih melihat dari segi infrastruktur pendukungnya,” kata Ding kepada Tekno Liputan6.com di Lembang, pada Kamis (10/1/2019).

Mengenai smartphone layar lipat, Ding masih melihat kompatibilitasnya dengan pengguna. Selain itu, ada beberapa komponen yang dinilainya masih cukup riskan jika diterapkan di smartphone layar lipat.

Ding pun berkata tidak akan terburu-buru dalam mengembangkannya. “Fokus utama Vivo bukanlah pada persaingan, melainkan inovasi dan kepuasan costumer,” ucap Ding.

Sementara, AI besutan vendor asal Tiongkok tersebut telah rampung dikembangkan. AI ini diberi nama Jovi.

Kemampuan AI Jovi dapat diandalkan dalam hal prediksi cuaca, konfigurasi file, dan dapat memberi saran sesuai dengan aktivitas pengguna. Teknologi ini juga dapat membantu dalam hal terjemahan dokumen secara cepat.

Teknologi Kamera Smartphone Masih Jadi Fokus Vivo Tahun Ini

Vivo Nex dengan layar nyaris tanpa bezel dan kamera pop-up yang tersembunyi. (Foto: The Verge)
Vivo pun terus mengembangkan teknologi kamera smartphone. Kebutuhan masyarakat, khususnya anak muda, yang gemar mengabadikan momen menarik, memerlukan spesifikasi kamera tinggi.

Vivo menjawab tantangan tersebut dengan pengembangan teknologi kamera dalam setiap smartphone yang dikeluarkannya. “Kebutuhan akan kamera yang sangat cepat menjadi alasan Vivo berfokus dalam pengembangan kameranya,” ungkap Ding.

Baru-baru ini, Vivo mengeluarkan inovasi pada kamera depan, yaitu elevating camera yang disematkan di Vivo Nex. Vivo menerapkan layar ultra full screen dengan konsep kamera pop up.

“Dalam pengembangannya, Vivo harus mandiri dalam segala hal. Mulai dari IT, komponen, design, dan research. Kemudian, meyakinkan vendor akan teknologi ini pun cukup sulit,” kata Ding.

 

Sumber : http://situsiphone.com/

SMKN 8 Bandung Galakan Gerakan Literasi Sekolah

SMKN 8 Bandung Galakan Gerakan Literasi Sekolah

 

SMKN 8 Bandung Galakan Gerakan Literasi Sekolah

 

SMKN 8 Bandung

SMKN 8 Bandung berkomitmen untuk menggalakkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Hal ini terlihat dari beberapa program GLS yang sudah diselenggarakan oleh Sekolah yang berdiri 1963 tersebut yakni pembiasaan membaca buku sebelum belajar mengadakan lomba literasi bagi siswa dan guru. Yang terbaru, salah satu siswa SMKN 8 Bandung, Rudiman berhasil menjadi juara membaca puisi se Kota Bandung.

Kepala SMKN 8 Bandung

Agung Indaryatno mengatakan, program GLS telah dicanangkan menjadi program unggulan sekolah tersebut. “Program program gls ini sudah menjadi program unggulan di sekolah kita dan sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun ke belakang, ketika pengelolaan SMK belum diambil oleh provinsi,” ucap Agung saat ditemui di SMKN 8 Bandung, Jalan Kliningan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Selasa, 6 November 2018.

Sebagai salah satu program unggulan Agus menjelaskan, SMK 8 Bandung telah menyusun anggaran khusus perihal literasi sehingga dapat memudahkan siswa untuk mengakses hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan literasi. “Semua buku, baik yang menunjang dalam mata pelajaran ataupun yang bukan, semuanya sudah disediakan pihak sekolah. Jadi siswa hanya tinggal mengakses saja,” katanya menambahkan.

Agung pun berharap lewat kegiatan ini

siswa mampu memahami seberapa pentingnya literasi bagi kehidupan di era sekarang serta menjadikan buku sebagai prioritas utama. “Harapan kita siswa jadi memiliki kesadaran dan pemahaman betapa penting kegiatan literasi di abad 21 ini. Sehingga mereka mampu memiliki karakter yang dibutuhkan di abad sekarang, yakni adaptif terhadap segala perubahan yang ada,” tutur Agung.

Salah satu Siswa SMKN 8 Bandung

Rudiman mengatakan, menjadi penting bagi siswa untuk berliterasi sedini mungkin.  “Penting banget, khususnya literasi bahasa Indonesia. Karena darimana pun asal dan suku kita, kita harus tetap melakukan literasi bahasa pemersatu kita, yakni bahasa Indonesia,” tutur juara satu lomba membaca puisi SMK Se Kota Bandung tersebut.

 

Sumber : https://pengajar.co.id/