Mengenal Tentang Sistem Reproduksi

Mengenal Tentang Sistem Reproduksi

Mengenal Tentang Sistem Reproduksi

Mengenal Tentang Sistem Reproduksi

  • Sistem reproduksi adalah suatu rangkaian dan interaksi organ dan zat dalam organisme yang dipergunakan untuk berkembang biak, atau kemampuan  makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan dengan tujuan untuk mempertahankan jenisnya..
  • Sistem reproduksi pada suatu organisme berbeda antara jantan dan betina.

A. Sistem Reproduksi Pria/ Jantan  : meliputi organ reproduksi, spermatogenesis dan hormon-hormon pada pria

1. Organ reproduksi / alat-alat kelamin pria

terdiri dari organ reproduksi luar dan dalam
1.1. Organ Reproduksi Dalam terdiri dari testis, saluran pengeluaran dan kelenjar asesoris

a. Testis merupakan kelenjar kelamin yang berjumlah sepasang , terletak didalam skrotum (kantung pelir) , dan banyak terdapat saluran halus yang disebut tubulus seminiferus. Fungsi sebagai tempat menproduksi sperma dan hormon testosteron
b. Saluran pengeluaran, terdiri dari :

  • Epididimis merupakan saluran panjang yang berkelok yang keluar dari testis. Berfungsi untuk menyimpan sperma sementara dan mematangkan sperma.
  • Vas deferens merupakan saluran panjang dan lurus yang mengarah ke atas dan berujung di kelenjar prostat. Berfungsi untuk mengangkut sperma menuju vesikula seminalis/ kantung semen atau mani.
  • Saluran ejakulasi merupakan saluran yang pendek dan menghubungkan vesikula seminalis dengan urethra.
  • Urethra merupakan saluran panjang terusan dari saluran ejakulasi dan terdapat di penis. Berfungsi sebagai  saluran kelamin yang berasal dari kantung semen dan saluran untuk membuang urin dari kantung kemih
c. Kelenjar asesoris
  • Vesikula seminalis : merupakan tempat untuk menampung sperma sehingga disebut dengan kantung semen, berjumlah sepasang. Menghasilkan getah berwarna kekuningan yang kaya akan nutrisi bagi sperma dan bersifat alkali. Berfungsi untuk menetralkan suasana asam dalam saluran reproduksi wanita
  • Kelenjar Prostat : merupakan kelenjar yang terbesar dan menghasilkan getah putih yang bersifat asam.
  • Kelenjar Cowper’s/Cowpery/Bulbourethra : merupakan kelenjar yang menghasilkan getah berupa lender yang bersifat alkali. Berfungsi untuk menetralkan suasana asam dalam saluran urethra.
1.2. Organ Reproduksi Luar, terdiri dari penis dan skrotum
  • Pada penis terdapat uretra yang dikelilingi oleh jaringan erektil, yaitu rongga-rongga yang banyak mengandung pembuluh darah dan ujung saraf perasa. Bila ada suatu rangsangan, rongga tersebut akan terisi penuh oleh darah, sehingga penis menjadi tegang dan mengembang ( ereksi)
  • Skrotum (kantung pelir),  berjumlah sepasang , terdapat testis,  untuk alat pembentukan sperma

2. Spermatogenesis

  • Spermatognesis merupakan proses pembentukan sperma
  • Spermatogenesis terjadi di dalam di dalam testis, tepatnya pada tubulus seminiferus.
  • Spermatogenesis mencakup pematangan sel epitel germinal dengan melalui proses pembelahan dan diferensiasi sel, yang  bertujuan untuk membentuk sperma fungsional.
  • Pematangan sel terjadi di tubulus seminiferus yang kemudian disimpan di epididimis.
  • Tubulus seminiferus terdiri dari sejumlah besar sel epitel germinal (sel epitel benih) yang disebut spermatogonia (spermatogonium = tunggal).
  • Spermatogonia terletak di dua sampai tiga lapisan luar sel-sel epitel tubulus seminiferus.
  • Spermatogonia terus-menerus membelah untuk memperbanyak diri, sebagian dari spermatogonia berdiferensiasi melalui tahap-tahap perkembangan tertentu untuk membentuk sperma.
  • tahap-tahap spermatogenesis :
  • Pada tahap pertama , spermatogonia yang bersifat diploid (2n atau mengandung 23 kromosom berpasangan), berkumpul di tepi membran epitel germinal yang disebut spermatogonia tipe A.
  • Spermatogenia tipe A membelah secara mitosis menjadi spermatogonia tipe B.
  • Kemudian, setelah beberapa kali membelah, sel-sel ini akhirnya menjadi spermatosit primer yang masih bersifat diploid.
  • Setelah melewati beberapa minggu, setiap spermatosit primer membelah secara meiosis membentuk dua buah spermatosit sekunder yang bersifat haploid.
  • Spermatosit sekunder kemudian membelah lagi secara meiosis membentuk empat buah spermatid.
  • Spermatid merupakan calon sperma yang belum memiliki ekor dan bersifat haploid (n atau mengandung 23 kromosom yang tidak berpasangan).
  • Setiap spermatid akan berdiferensiasi menjadi spermatozoa (sperma).
  • Proses perubahan spermatid menjadi sperma disebut spermiasi.
  • Ketika spermatid dibentuk pertama kali, spermatid memiliki bentuk seperti sel-sel epitel. Namun, setelah spermatid mulai memanjang menjadi sperma, akan terlihat bentuk yang terdiri dari kepala dan ekor.
  • Kepala sperma terdiri dari sel berinti tebal dengan hanya sedikit sitoplasma.
  • Pada bagian membran permukaan di ujung kepala sperma terdapat selubung tebal yang disebut acrosom.
  • Acrosom mengandung enzim hialuronidase dan proteinase yang berfungsi untuk menembus lapisan pelindung ovum.
  • Pada ekor sperma terdapat badan sperma yang terletak di bagian tengah sperma.
  • Badan sperma banyak mengandung mitokondria yang berfungsi sebagai penghasil energi untuk pergerakan sperma.
  • Semua tahap spermatogenesis terjadi karena adanya pengaruh sel-sel sertoli yang memiliki fungsi khusus untuk menyediakan makanan dan mengatur proses spermatogenesis.

3. Hormon pada  Pria

Proses spermatogenesis distimulasi oleh sejumlah hormon, yaitu testoteron, LH (Luteinizing Hormone), FSH (Follicle Stimulating Hormone), estrogen dan hormon pertumbuhan.

  • Testoteron  :Testoteron disekresi oleh sel-sel Leydig yang terdapat di antara tubulus seminiferus. Hormon ini penting bagi tahap pembelahan sel-sel germinal untuk membentuk sperma, terutama pembelahan meiosis untuk membentuk spermatosit sekunder.
  • LH (Luteinizing Hormone):  LH disekresi oleh kelenjar hipofisis anterior. LH berfungsi menstimulasi sel-sel Leydig untuk mensekresi testoteron
  • FSH (Follicle Stimulating Hormone)  :FSH juga disekresi oleh sel-sel kelenjar hipofisis anterior dan berfungsi menstimulasi sel-sel sertoli. Tanpa stimulasi ini, pengubahan spermatid menjadi sperma (spermiasi) tidak akan terjadi.
  • Estrogen  :Estrogen dibentuk oleh sel-sel sertoli ketika distimulasi oleh FSH. Sel-sel sertoli juga mensekresi suatu protein pengikat androgen yang mengikat testoteron dan estrogen serta membawa keduanya ke dalam cairan pada tubulus seminiferus. Kedua hormon ini tersedia untuk pematangan sperma.
  • Hormon Pertumbuhan : Hormon pertumbuhan diperlukan untuk mengatur fungsi metabolisme testis. Hormon pertumbuhan secara khusus meningkatkan pembelahan awal pada spermatogenesis.

B. Sistem Reproduksi Wanita
Sistem reproduksi wanita meliputi organ reproduksi, oogenesis, hormon pada wanita, fertilisasi, kehamilan, persalinan dan laktasi.
1. Organ Reproduksi :   terdiri dari organ reproduksi dalam dan organ reproduksi luar.
1.1. Organ reproduksi dalam :  terdiri dari ovarium dan saluran reproduksi  (oviduk, uterus ,vagina)
Perhatikan dan pelajari gambar di bawah ini !

a. Ovarium (indung telur)

  • Ovarium (indung telur) berjumlah sepasang, berbentuk oval dengan panjang 3 – 4 cm.
  • Ovarium berada di dalam rongga badan, di daerah pinggang.
  • Umumnya setiap ovarium menghasilkan ovum setiap 28 hari.
  • Ovum yang dihasilkan ovarium akan bergerak ke saluran reproduksi.
  • Fungsi ovarium yakni menghasilkan ovum (sel telur) serta hormon estrogen dan progesteron.

b. Oviduk

  • Oviduk (tuba falopii) atau saluran telur berjumlah sepasang (di kanan dan kiri ovarium) dengan panjang sekitar 10 cm.
  • Bagian pangkal oviduk berbentuk corong yang disebut infundibulum.
  • Pada infundibulum terdapat jumbai-jumbai (fimbrae).
  • Fimbrae berfungsi menangkap ovum yang dilepaskan oleh ovarium.
  • Ovum yang ditangkap oleh infundibulum akan masuk ke oviduk.
  • Oviduk berfungsi untuk menyalurkan ovum dari ovarium menuju uterus.

c. Uterus

  • Uterus (kantung peranakan) atau rahim merupakan rongga pertemuan oviduk kanan dan kiri yang berbentuk seperti buah pir dan bagian bawahnya mengecil yang disebut serviks (leher rahim).
  • Uterus manusia berfungsi sebagai tempat perkembangan zigot apabila terjadi fertilisasi.
  • Uterus terdiri dari dinding berupa lapisan jaringan yang tersusun dari beberapa lapis otot polos dan lapisan endometrium.
  • Lapisan endometrium (dinding rahim) tersusun dari sel-sel epitel dan membatasi uterus.
  • Lapisan endometrium menghasilkan banyak lendir dan pembuluh darah.
  • Lapisan endometrium akan menebal pada saat ovulasi (pelepasan ovum dari ovarium) dan akan meluruh pada saat menstruasi.

d. Vagina

  • Vagina merupakan saluran akhir dari saluran reproduksi bagian dalam pada wanita.
  • Vagina bermuara pada vulva.
  • Vagina memiliki dinding yang berlipat-lipat dengan bagian terluar berupa selaput berlendir, bagian tengah berupa lapisan otot dan bagian terdalam berupa jaringan ikat berserat.
  • Selaput berlendir (membran mukosa) menghasilkan lendir pada saat terjadi rangsangan seksual.
  • Lendir tersebut dihasilkan oleh kelenjar Bartholin.
  • Jaringan otot dan jaringan ikat berserat bersifat elastis yang berperan untuk melebarkan uterus saat janin akan dilahirkan dan akan kembali ke kondisi semula setelah janin dikeluarkan.

1.2. Organ Reproduksi Luar

  • Organ reproduksi luar pada wanita berupa vulva.
  • Vulva merupakan celah paling luar dari organ kelamin wanita.
  • Vulva terdiri dari mons pubis. Mons pubis (mons veneris) merupakan daerah atas dan terluar dari vulva yang banyak menandung jaringan lemak.
  • Pada masa pubertas daerah ini mulai ditumbuhi oleh rambut.
  • Di bawah mons pubis terdapat lipatan labium mayor (bibir besar) yang berjumlah sepasang. Di dalam labium mayor terdapat lipatan labium minor (bibir kecil) yang juga berjumlah sepasang.
  • Labium mayor dan labium minor berfungsi untuk melindungi vagina. Gabungan labium mayor dan labium minor pada bagian atas labium membentuk tonjolan kecil yang disebut klitoris.
  • Klitoris merupakan organ erektil yang dapat disamakan dengan penis pada pria.
  • Meskipun klitoris secara struktural tidak sama persis dengan penis, namun klitoris juga mengandung korpus kavernosa. Pada klitoris terdapat banyak pembuluh darah dan ujung-ujung saraf perasa.
  • Pada vulva bermuara dua saluran, yaitu saluran uretra (saluran kencing) dan saluran kelamin (vagina). Pada daerah dekat saluran ujung vagina terdapat himen atau selaput dara.
  • Himen merupakan selaput mukosa yang banyak mengandung pembuluh darah.

2. OOgenesis

  • Oogenesis merupakan proses pembentukan ovum di dalam ovarium.
  • Di dalam ovarium terdapat oogonium (oogonia = jamak) atau sel indung telur.
  • Oogonium bersifat diploid dengan 46 kromosom atau 23 pasang kromosom.
  • Oogonium akan memperbanyak diri dengan cara mitosis membentuk oosit primer.
  • Oogenesis telah dimulai saat bayi perempuan masih di dalam kandungan, yaitu pada saat bayi berusia sekitar 5 bulan dalam kandungan.
  • Pada saat bayi perempuan berumur 6 bulan, oosit primer akan membelah secara meiosis.
  • Namun, meiosis tahap pertama pada oosit primer ini tidak dilanjutkan sampai bayi perempuan tumbuh menjadi anak perempuan yang mengalami pubertas.
  • Oosit primer tersebut berada dalam keadaan istirahat (dorman).
  • Pada saat bayi perempuan lahir, di dalam setiap ovariumnya mengandung sekitar 1 juta oosit primer.
  • Ketika mencapai pubertas, anak perempuan hanya memiliki sekitar 200 ribu oosit primer saja. Sedangkan oosit lainnya mengalami degenerasi selama pertumbuhannya.
  • Saat memasuki masa pubertas, anak perempuan akan mengalami perubahan hormon yang menyebabkan oosit primer melanjutkan meiosis tahap pertamanya.
  • Oosit yang mengalami meiosis I akan menghasilkan dua sel yang tidak sama ukurannya.
  • Sel oosit pertama merupaakn oosit yang berukuran normal (besar) yang disebut oosit sekunder, sedangkan sel yang berukuran lebih kecil disebut badan polar pertama (polosit primer).
  • Selanjutnya , oosit sekunder meneruskan tahap meiosis II (meiosis kedua).
  • Namun pada meiosis II, oosit sekunder tidak langsung diselesaikan sampai tahap akhir, melainkan berhenti sampai terjadi ovulasi.
  • Jika tidak terjadi fertilisasi, oosit sekunder akan mengalami degenerasi.
  • Namun jika ada sperma masuk ke oviduk, meiosis II pada oosit sekunder akan dilanjutkan kembali. Akhirnya, meiosis II pada oosit sekunder akan menghasilkan satu sel besar yang disebut ootid dan satu sel kecil yang disebut badan polar kedua (polosit sekunder).
  • Badan polar pertama juga membelah menjadi dua badan polar kedua.
  • Akhirnya, ada tiga badan polar dan satu ootid yang akan tumbuh menjadi ovum dari oogenesis setiap satu oogonium.
  • Oosit dalam oogonium berada di dalam suatu folikel telur.
  • Folikel telur (folikel) merupakan sel pembungkus penuh cairan yang menglilingi ovum.
  • Folikel berfungsi untuk menyediakan sumber makanan bagi oosit.
  • Folikel juga mengalami perubahan seiring dengan perubahan oosit primer menjadi oosit sekunder hingga terjadi ovulasi.
  • Folikel primer muncul pertama kali untuk menyelubungi oosit primer.
  • Selama tahap meiosis I pada oosit primer, folikel primer berkembang menjadi folikel sekunder.
  • Pada saat terbentuk oosit sekunder, folikel sekunder berkembang menjadi folikel tersier.
  • Pada masa ovulasi, folikel tersier berkembang menjadi folikel de Graaf (folikel matang).
  • Setelah oosit sekunder lepas dari folikel, folikel akan berubah menjadi korpus luteum. Jika tidak terjadi fertilisasi, korpus luteum akan mengkerut menjadi korpus albikan.

3. Hormon pada Wanita

  • Pada wanita, peran hormon dalam perkembangan oogenesis dan perkembangan reproduksi jauh lebih kompleks dibandingkan pada pria.
  • Salah satu peran hormon pada wanita dalam proses reproduksi adalah dalam siklus menstruasi.
4. Siklus Menstruasi
  • Menstruasi (haid) adalah pendarahan secara periodik dan siklik dari uterus yang disertai pelepasan  atau  luruhnya dinding rahim (endometrium).
  • Menstruasi terjadi jika ovum tidak dibuahi oleh sperma.
  • Siklus menstruasi sekitar 28 hari.
  • Pelepasan ovum yang berupa oosit sekunder dari ovarium disebut ovulasi, yang berkaitan dengan adanya kerjasama antara hipotalamus dan ovarium.
  • Hasil kerjasama tersebut akan memacu pengeluaran hormon-hormon yang mempengaruhi mekanisme siklus menstruasi.
  • Untuk mempermudah penjelasan mengenai siklus menstruasi, patokannya adalah adanya peristiwa yang sangat penting, yaitu ovulasi.
  • Ovulasi terjadi pada pertengahan siklus (½ n) menstruasi.
  • Untuk periode atau siklus hari pertama menstruasi, ovulasi terjadi pada hari ke-14 terhitung sejak hari pertama menstruasi.
  • Siklus menstruasi dikelompokkan menjadi empat fase, yaitu fase menstruasi, fase pra-ovulasi, fase ovulasi fase pasca-ovulasi.

a. Fase menstruasi

  •  terjadi bila ovum tidak dibuahi oleh sperma, sehingga korpus luteum akan menghentikan produksi hormon estrogen dan progesteron.
  • Turunnya kadar estrogen dan progesteron menyebabkan lepasnya ovum dari dinding uterus yang menebal (endometrium).
  • Lepasnya ovum tersebut menyebabkan endometrium sobek atau meluruh, sehingga dindingnya menjadi tipis. Peluruhan pada endometrium yang mengandung pembuluh darah menyebabkan terjadinya pendarahan pada fase menstruasi.
  • Pendarahan ini biasanya berlangsung selama lima hari.
  • Volume darah yang dikeluarkan rata-rata sekitar 50mL.

b. Fase pra-ovulasi

  • Pada fase pra-ovulasi atau akhir siklus menstruasi, hipotalamus mengeluarkan hormon gonadotropin. Gonadotropin merangsang hipofisis untuk mengeluarkan FSH.
  • Adanya FSH merangsang pembentukan folikel primer di dalam ovarium yang mengelilingi satu oosit primer.
  • Folikel primer dan oosit primer akan tumbuh sampai hari ke-14 hingga folikel menjadi matang atau disebut folikel de Graaf dengan ovum di dalamnya.
  • Selama pertumbuhannya, folikel juga melepaskan hormon estrogen.
  • Adanya estrogen menyebabkan pembentukan kembali (proliferasi) sel-sel penyusun dinding dalam uterus dan endometrium.
  • Peningkatan konsentrasi estrogen selama pertumbuhan folikel juga mempengaruhi serviks untuk mengeluarkan lendir yang bersipat  basa.
  • Lendir yang bersifat basa berguna untuk menetralkan sifat asam pada serviks agar lebih mendukung lingkungan hidup sperma.

c. Fase ovulasi

  • Pada saat mendekati fase ovulasi atau mendekati hari ke-14 terjadi perubahan produksi hormon.
  • Peningkatan kadar estrogen selama fase pra-ovulasi menyebabkan reaksi umpan balik negatif atau penghambatan terhadap pelepasan FSH lebih lanjut dari hipofisis.
  • Penurunan konsentrasi FSH menyebabkan hipofisis melepaskan LH.
  • LH merangsang pelepasan oosit sekunder dari folikel de Graaf.
  • Pada saat inilah disebut ovulasi, yaitu saat terjadi pelepasan oosit sekunder dari folikel de Graaf dan siap dibuahi oleh sperma.
  • Umunya ovulasi terjadi pada hari ke-14.

d. Fase pasca-ovulasi

  • Pada fase pasca-ovulasi, folikel de Graaf yang ditinggalkan oleh oosit sekunder karena pengaruh LH dan FSH akan berkerut dan berubah menjadi korpus luteum.
  • Korpus luteum tetap memproduksi estrogen (namun tidak sebanyak folikel de Graaf memproduksi estrogen) dan hormon lainnya, yaitu progesteron.
  • Progesteron mendukung kerja estrogen dengan menebalkan dinding dalam uterus atau endometrium dan menumbuhkan pembuluh-pembuluh darah pada endometrium.
  • Progesteron juga merangsang sekresi lendir pada vagina dan pertumbuhan kelenjar susu pada payudara.
  • Keseluruhan fungsi progesteron (juga estrogen) tersebut berguna untuk menyiapkan penanaman (implantasi) zigot pada uterus bila terjadi pembuahan atau kehamilan.
  • Proses pasca-ovulasi ini berlangsung dari hari ke-15 sampai hari ke-28.
  • Namun, bila sekitar hari ke-26 tidak terjadi pembuahan, korpus luteum akan berubah menjadi korpus albikan.
  • Korpus albikan memiliki kemampuan produksi estrogen dan progesteron yang rendah, sehingga konsentrasi estrogen dan progesteron akan menurun.
  • Pada kondisi ini, hipofisis menjadi aktif untuk melepaskan FSH dan selanjutnya LH, sehingga fase pasca-ovulasi akan tersambung kembali dengan fase menstruasi berikutnya.

5. Fertilisasi

  • Fertilisasi atau pembuahan adalah proses peleburan (fusi) gamet-gamet haploid, yaitu sel sperma dan sel ovum yang sudah matang untuk membentuk zigot haploid.
  • Tempat terjadinya fertilisasi umumnya di 1/3 Tuba fallopi (Oviduct), bisa juga di luar Oviduct (Fertilisasi In vitro).
  • Fertilisasi atau pembuahan terjadi saat oosit sekunder yang mengandung ovum dibuahi oleh sperma.
  • Fertilisasi umumnya terjadi segera setelah oosit sekunder memasuki oviduk.
  • Namun, sebelum sperma dapat memasuki oosit sekunder, pertama-tama sperma harus menembus berlapis-lapis sel granulosa yang melekat di sisi luar oosit sekunder yang disebut korona radiata.
  • Kemudian, sperma juga harus menembus lapisan sesudah korona radiata, yaitu zona pelusida.
  • Zona pelusida merupakan lapisan di sebelah dalam korona radiata, berupa glikoprotein yang membungkus oosit sekunder.
  • Sperma dapat menembus oosit sekunder karena baik sperma maupun oosit sekunder saling mengeluarkan enzim dan atau senyawa tertentu, sehingga terjadi aktivitas yang saling mendukung.
  • Pada sperma, bagian kromosom mengeluarkan:

– hialuronidase  : Enzim yang dapat melarutkan senyawa hialuronid pada korona radiata.
– akrosin  : Protease yang dapat menghancurkan glikoprotein pada zona pelusida.
– antifertilizin : Antigen  terhadap oosit sekunder sehingga sperma dapat melekat pada oosit sekunder.

  • Oosit sekunder juga mengeluarkan senyawa tertentu, yaitu fertilizin yang tersusun dari glikoprotein
  • fungsi fertilizin :

– Mengaktifkan sperma agar bergerak lebih cepat.
– Menarik sperma secara kemotaksis positif.
– Mengumpulkan sperma di sekeliling oosit sekunder.

  • Pada saat satu sperma menembus oosit sekunder, sel-sel granulosit di bagian korteks oosit sekundermengeluarkan senyawa tertentu yang menyebabkan zona pelusida tidak dapat ditembus oleh sperma lainnya.
  • Adanya penetrasi sperma juga merangsang penyelesaian meiosis II pada inti oosit sekunder , sehingga dari seluruh proses meiosis I sampai penyelesaian meiosis II dihasilkan tiga badan polar dan satu ovum yang disebut inti oosit sekunder.
  • Segera setelah sperma memasuki oosit sekunder, inti (nukleus) pada kepala sperma akan membesar. Sebaliknya, ekor sperma akan berdegenerasi.
  • Kemudian, inti sperma yang mengandung 23 kromosom (haploid) dengan ovum yang mengandung 23 kromosom (haploid) akan bersatu menghasilkan zigot dengan 23 pasang kromosom (2n) atau 46 kromosom.

6. Gestasi (Kehamilan)

  • Zigot akan ditanam (diimplantasikan) pada endometrium uterus.
  • Dalam perjalannya ke uterus, zigot membelah secara mitosis berkali-kali.
  • Hasil pembelahan tersebut berupa sekelompok sel yang sama besarnya, dengan bentuk seperti buah arbei yang disebut tahap morula.
  • Morula akan terus membelah sampai terbentuk blastosit. Tahap ini disebut blastula, dengan rongga di dalamnya yang disebut blastocoel (blastosol).
  • Perkembangan tersebut melalui pola dasar tertentu yang dapat dibagi beberapa tahap, morula, blastula, gastrula .
  • Blastosit terdiri dari sel-sel bagian luar dan sel-sel bagian dalam.
  • Sel-sel bagian luar blastosit merupakan sel-sel trofoblas yang akan membantu implantasi blastosit pada uterus.
  • Sel-sel trofoblas membentuk tonjolan-tonjolan ke arah endometrium yang berfungsi sebagai kait.
  • Sel-sel trofoblas juga mensekresikan enzim proteolitik yang berfungsi untuk mencerna serta mencairkan sel-sel endometrium.
  • Cairan dan nutrien tersebut kemudian dilepaskan dan ditranspor secara aktif oleh sel-sel trofoblas agar zigot berkembang lebih lanjut.
  • Kemudian, trofoblas beserta sel-sel lain di bawahnya akan membelah (berproliferasi) dengan cepat membentuk plasenta dan berbagai membran kehamilan.
  • Berbagai macam membran kehamilan berfungsi untuk membantu proses transportasi, respirasi, ekskresi dan fungsi-fungsi penting lainnya selama embrio hidup dalam uterus.
  • Selain itu, adanya lapisan-lapisan membran melindungi embrio terhadap tekanan mekanis dari luar, termasuk kekeringan.
  • Macam-macam membran kehamilan adalah sebagai berikut :

a. Sakus vitelinus

  • Sakus vitelinus (kantung telur) adalah membran berbentuk kantung yang pertama kali dibentuk dari perluasan lapisan endoderm (lapisan terdalam pada blastosit).
  • Sakus vitelinus merupakan tempat pembentukan sel-sel darah dan pembuluh-pembuluh darah pertama embrio.
  • Sakus vitelinus berinteraksi dengan trofoblas membentuk korion.

b. Korion

  • Korion merupakan membran terluar yang tumbuh melingkupi embrio.
  • Korion membentuk vili korion (jonjot- jonjot) di dalam endometrium.
  • Vili korion berisi pembuluh darah emrbrio yang berhubungan dengan pembuluh darah ibu yang banyak terdapat di dalam endometrium uterus.
  • Korion dengan jaringan endometrium uterus membentuk plasenta
  • Plasenta berfungsi sebagai  tempat penyaluran makanan, O2 dan CO2 antara ibu dan anak

Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Tentang Sistem Imun

Mengenal Tentang Sistem Imun

Mengenal Tentang Sistem Imun

Mengenal Tentang Sistem Imun

1. Pengertian

  • Sistem kekebalan tubuh ( imunitas ) adalah sistem  yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor.
  • Sistem ini mendeteksi dan melindungi tubuh dari infeksi,bakteri,virus sampai cacing parasit,serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka .
  • Sistem imun tersusun dari sel-sel dan jaringan yang membentuk imunitas, yaitu kekebalan tubuh terhadap infeksi atau penyakit
  • Penyebab penyakit (patogen) dapat masuk ke dalam tubuh kita, dapat menghancurkan sistem imun dan menggandakan diri dalam tubuh, menghancurkan jaringan-jaringan dengan melepaskan racun.
  • Jika kekebalan tubuh dapat dikalahkan oleh patogen, berarti tubuh kita mengalami suatu penyakit.

2. Fungsi Sistem Imun

  • Melindungi tubuh dari invasi penyebab penyakit; menghancurkan menghilangkan mikroorganisme atau substansi asing (bakteri, parasit, jamur, dan virus, serta tumor) yang masuk ke dalam tubuh
  • Menghilangkan jaringan atau sel yg mati atau rusak (debris sel) untuk perbaikan jaringan.
  • Mengenali dan menghilangkan sel yang abnormal

3. Jenis – jenis Sistem Kekebalan Tubuh

dapat dikelompokan berdasarkan asalnya dan mekanisme kerjanya
3.1. Berdasarkan asalnya sistem kekebalan tubuh terbagi menjadi 2 yaitu kekebalan Nonspesifik (Kekebalan tubuh bawaan /Kekebalan tubuh alami) dan kekebalan tubuh spesifik (adaftif/buatan)
a. Kekebalan tubuh nonspesifik adalah

  • bagian dari tubuh kita yang telah ada sejak kita lahir.Sistem ini tidak selektif,artinya semua benda asing yangmasuk ke dalam tubuh akan diserang dan dihancurkan tanpa seleksi , serta  tidak memiliki kemampuan untuk mengingat infeksi yanterjadi sebelumnya .

b. Kekebalan tubuh spesifik ( kekebalan adaptif / Kekebalan tubuh buatan ), adalah

  • system kekebalan yang diaktifkan oleh kekebalan tubuh nonspesifik dan merupakan system pertahanan tubuh yang ketiga.

3.2.  Berdasarkan mekanismekerjanya sistem kekebalan tubuh terbagi 2,yaitu :
a.  Imunitas humoral, yaitu

    • imunitas yang dimediasi oleh molekul di dalam darah, yang disebut antibodi.
    • Antibodi dihasilkan oleh sel B limfosit.
    • Mekanisme imunitas ini ditujukan untuk benda asing yang berada di di luar sel (berada di cairan atau jaringan tubuh).
    • B limfosit akanmengenali benda asing tersebut, kemudian akan memproduksi antibodi.
    • Antibodi merupakan molekul yang akan menempel di suatu molekul spesifik (antigen) dipermukaan benda asing tersebut. Kemudian antibodi akan menggumpalkan benda asing tersebut sehingga menjadi tidak aktif, atau berperan sebagai sinyal bagi sel-sel fagosit.

 

b. Imunitas selular  adalah  :

  • respon imun yang dilakukan oleh molekul-molekul protein yang tersimpan dalam limfa dan plasma darah. Imunitas ini dimediasi oleh sel T limfosit.
  • Mekanisme ini ditujukan untuk benda asing yang dapat menginfeksi sel (beberapa bakteri dan virus) sehingga tidak dapat dilekati oleh antibodi.
  • Tlimfosit kemudian akan menginduksi 2 hal, yaitu :(1) fagositosis benda asing tersebut oleh sel yang terinfeksi, (2) lisis sel yang terinfeksi sehingga benda asing tersebut terbebas ke luar sel dan dapat di dilekati oleh antibodi.

4. Sistem Pertahanan Tubuh (Respon imun)

  • Tiga macam sel darah putih yang berperan dalam respon imun, yaitu: Limfosit B, disebut sel B karena diproduksi di dalam bone marrow (sumsum tulang), Limfosit T, disebut sel T karena diproduksi di dalam kelenjar timus, dan Makrofag.
  • Mekanisme kerjanya : antibodi Limfosit B berperan dalam sintesis antibodi. Antibodi ini bisa disekresikan atau tetap terikat membran pada permukaan sel B, tergantung kondisinya. Selama respon imun humoral, antibodi-antibodi mengikat antigen-antigen yang kemudian diingesti (ditelan) dan didegradasi (dipecah/dirusak) oleh makrofag
  • Limfosit T lebih memiliki respon dalam imun sel. Sel-sel T mensintesis reseptor yang mengenali antigen-antigen pada permukaan sel dan memicu lisisnya sel-sel yang mengandung antigen tadi.Antigen merupakan zat yang menyebabkab munculnya respon imun di dalam tubuh.

5. Seputar immun

  • Autoimmunitas merupakan respon imun terlalu aktif menyebabkan disfungsi imun
  • Sistem imun gagal untuk memusnahkan dengan tepat antara diri sendiri dan bukan diri sendiri, dan menyerang bagian dari tubuh.
  • Autoimunitas adalah kegagalan suatu organisme untuk mengenali bagian dari dirinya sendiri sebagai bagian dari dirinya, yang membuat respon kekebalan melawan sel dan jaringan miliknya sendiri atau antibody tidak mengenali jaringan tubuh dan menganggapnya sebagai antigen
  • Beberapa penyakit yang dihasilkan dari kelainan respon kekebalan ini dinamakan penyakit autoimun. Contohnya meliputi penyakit Coeliac, diabetes melitus tipe 1, Systemic Lupus Erythematosus, Sjögren’s syndrome, Churg-Strauss Syndrome, Hashimoto’s thyroiditis, Graves’ disease, idiopathic thrombocytopenic purpura, dan (RA).

 

(Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/)

Mengenal Tentang Ruang Lingkup Biologi

Mengenal Tentang Ruang Lingkup Biologi

Mengenal Tentang Ruang Lingkup Biologi

Mengenal Tentang Ruang Lingkup Biologi

1. Biologi

berasal dari bahasa Yunani, Bios = hidup, dan logos = ilmu, jadi biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan dan mikroorganisme).

2. Ilmu biologi sangat luas

untuk memudahkan mempelajarinya biologi dikelompokan menjadi berbagai cabang ilmu, yaitu :
a. Biologi Molekuler : merupakan cabang biologi yang mengkaji tentang zat-zat partikel terkecil
b. Biokimia : mengkaji tentang reaki kimia dalam sistem kehidupan
c. Genetika : mengkaji tentang gen atau cara pewarisan sifat makhluk hidup
d. Sitologi : mengkahi tentang sel
e. Histologi : mengkaji tentang jaringan
f. Morfologi : mengkaji tentang struktur luar tubuh makhluk hidup
g. Anatomi : mengkaji srtuktur internal organisme
h. Biologi perkembangan : mengkaji pertumbuhan dan perkembangan organisme
i. Biogeografi : mengkaji penyebaran makhluk hidup di bumi
j. Ekologi : mengkaji tentang hubungan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya
k. Taksonomi : mengkaji tentang pengelompokan organisme berdasarkan persamaan dan perbedaan
l. Virologi : mengkaji tentang virus
m. Bakteriologi : mengkaji tentang bakteri
n. Botani : mengkaji tentang tumbuhan
o. Zoologi : mengkaji tentang hewan p. Embriologi : mengkaji tentang perkembangan embrio
q. Fisiologi : mengkaji tentang fungsi-fungsi yang terjadi pada kehidupan organisme
r. Biotekhnologi : mengkaji tekhnologi yang memenfaatkan organisme
s. Paleontologi : mengkaji tentang perkembangan sejarah kehidupan berdasarkan catatan fosil
t. Ornitologi ; adalah ilmu yang mengkaji tentang burung dan lain-lain.

3. Cabang ilmu biologi tersebu

dapat dikelompokan lagi berdasarkan :
a. Berdasarkan Tingkat organisasai kehidupan dari yang terkecil hingga tertinggi ( molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme, populasi, komunitas, ekosistem, bioma).Contoh cabang ilmunya adalah biologi molekuler, citologi, histologi, anatomi dan fisiologi, boplogi perkembangan, beogeografi, ekologi
b. Berdasarkan kehidupan pada kelompok organisme, contoh cabang ilmunya adalah taksonomi,virologi, baktriologi, mikologi, botani dan zoologi
c. Berdasarkan aspek kehidupan, cabang ilmunya adalah Biologi perkembangan, anatomi, fisiologi, embriologi
d. Berdasarkan kelompok ilmu campuran dan terapan, yaitu biokimia,biofisika, biotekhnologi

4. Objek dan permasalahan Biologi

adalah kehidupan organisme pada berbagai tingkat struktur dari yang terendah hingga tertinggi , yaitu : (unsur, molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme, populasi, komunitas, ekosistem, bioma).
a. unsur adalah zat tunggal yang tidakdapat di bagi lagi menjadi zat yang lebih kecil

b. molekul adalah :zat kimia murni yang terdiri dari beberapa unsur yang dapat dipecah-pecah lagi menjadi unsur pembentuknya, contoh H20, adalah senyawa yang terdiri dari 2 atom Hidrogen untuk setiap atom Oksigen

c. sel adalah unit terkecil dan fungsional penyusun tubuh makhluk hidup

d. Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama

e. Organ adalah kumpulan dari jaringan-jaringan yang saling bekerja sama membentuk fungsi di dalam tubuh. contoh mata, hidung, jantung, ginjal, otak dll

f. Sistem organ adalah kumpulan dari beberapa organ yang saling bekerja sama membentuk fungsi yang lebih luas di dalam tubuh. contohnya sistem pencernaan , sistem pernafasan, peredaran darah. gerak, eksresi, sekresi, sistem koordinasi dll

g. Organisme adalah makhluk hidup tunggal atau individu yang merupakan kumpulan dari seluruh sistem organ yg saling bekerjasama menjalankan fungsi kehidupan

h. Populasi adalah kumpulan individu sejenis yg tinggal di suatu tempat

i. Komunitas adalah kumpulan dari beberapa populasi yang saling berinteraksi di suatu habitat tertentu

j. Ekosistem adalah kesatuan komunitas dengan lingkungan hidupnya yg membentuk hubungan interaksi atau     saling ketergantungan. Contohnya ekosistem perairan dan ekosistem daratan

k. Bioma : Bagian terkecil dari ekosistem di daratan. Contohnya bioma hutan hujan tropis, bioma gurun dll

l. Biosfer : tempat makhluk hidup tinggal dan melangsungkan hidupnya yaitu di bumi.

6. Manfaat Biologi :
Biologi telah banyak memberikan manfaat atau sumbangan terhadap kemajuan tekhnologi, seperti di bidang pertanian, peternakan, kedokteran dan industri.
a. Manfaat biologi di bidang pertanian :
– ditemukannya tekhnik kultur jaringan, yaitu tehknik membudidayakan tanaman dalam waktu yang singkat dan jumlah yang banyak
– ditemukannya berbagai jenis tanaman/ bibit unggul,
– Tekhnik rekayasa genetika berhasil menciptakan buah semangka , pepaya, jeruk, dan anggur tanpa biji
b. Manfaat biologi di bidang peternakan :
– Tekhnik inseminasi buatan ( kawin suntik), telah berhasil menciptakan berbagai hewan ternak unggul
c. Manfaat biologi di bidang kedokteran :
– Tekhnik bayi tabung, Tranplantasi organ, penemuan berbagai jenis vaksin, dan obat-obatan
d. Manfaat biologi di bidang industri
– Pemanfaatan mikroorganisme pada industri makanan, contoh nata de coco,yoghurt, kecap, tempe, keju dll – Pemanfaatan mikroorganisme untuk obat-obatan, misalnya antibiotik

7. Kerja Ilmiah
Pengen jadi ilmuwan? Caranya gampang, ikuti aja langkah – langkah metode ilmiah berikut :
Metode ilmiah adalah : Suatu cara yang ditempuh oleh ilmuwan untuk memecahkan masalah yang dihadapi, atau suatu cara mmemperoleh pengetahuan melalui percobaan
Langkah-langkah metode ilmiah adalah :
a. Perumusan masalah : merupakan langkah awal dimulainya suatu penelitian. Percobaan dimulai dengan suatu pertanyaan, setelah itu mencoba untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan melakukan percobaan b.Mengajukan hipotesis, yaitu jawaban sementara terhadap rumusan masalah. Jawaban sementara harus diselidiki dengan melakukan eksperimen
c. Melakukan percobaan ,
dengan cara membuat rancangan penelitian,yaitu berbagai hal yang harus diperhatikan sebelum, selama dan setelah penelitian , yang meliputi jenis penelitian, (deskriptif, eksperimen), variabel penelitian (variabel bebas, terikat dan variabel kontrol), persiapan alat, bahan, tempat dan waktu penelitian, tekhnik pengumpulan data (data kwalitatif , kwantitatif), serta melakukan tekhnik pengolahan data (tabel, bagan dll).
Variabel adalah ciri obyek yang nilainya beragam.
Ada 2 jenis variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat.
Variabel bebas (indevendent variable), merupakan variabel yang diubah, sedangkan variabel terikat (devendent variable) merupakan variabel yang berubah, tergantung perubahan variabel bebas.
Pada percobaan biologi, biasanya terdapat dua kelompok perlakukan, yaitu kelompok yang diberi perlakuan dan kelompok kontrol (tidak diberi perlakuan)
d. Menarik kesimpulan,
yang berisi hasil percobaan yang dilakukan, apakah mendukung atau tidak mendukung hipotesis yang dibuat

Contoh Metode Ilmiah :
a. Judul Penelitian : PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KACANG HIJAU
b. Rumusan masalah :
1. Adakah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau?
2. Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau?

c.  Mengajukan hipotesis :
cahaya dapat mempengaruhi petumbuhan dan perkembangan tanaman.
Biji kacang hijau yang berada di lingkungan yang intensitas cahayanya berbeda, akan menghasilkan tinggi yang berbeda. Tumbuhan ditempat gelap akan lebih cepat tinggi, dari pada di tempat terang.
d. Melakukan Percobaan :
a). Jenis penelitian eksperimen.
b). Variabel bebas adalah cahaya matahari, variabel terikat adalah morfologi kacang hijau, dan variabel terkendali adalah polibek, tanah, biji kacang hijau dan penyiraman.
c). Cara kerjanya adalah menanam biji kacang hijau pada dua polibek dengan kwalitas tanah yang sama, kemudian polibek ditempatkan pada dua tempat yang berbeda, polibek A di tempat terang dan polibek b di tempat gelap (ditutup dengan kardus supaya tidak terkena cahaya), lakukan penyiraman setiap hari, dan amati pertumbuhan yang terjadi.
d). Data hasil pengamatan menunjukan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan dan perkembangan ditempat yang terkena cahaya dan yang tidak terkena cahaya, hal ini menunjukan bahwa cahaya mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau. selengkapnya klik di http://farischarming.wordpress.com/2013/08/31/laporan-pengamatan-pengaruh-cahaya-terhadap-pertumbuhan-dan-perkembangan-kacang-hijau/
e.Menarik kesimpulan :
hasil penelitian menunjukan cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Biji kacang hijau yang terkena cahaya matahari langsung pertumbuhannya lebih lambat, daun lebar dan tebal, berwarna hijau,batang tagak kokoh. Sedangkan yang tidak terkena matahari (gelap), pertumbuhan lebih cepat tinggi (etiolasi), daunnya tipis, berwarna pucat, batang melengkung tidak kokoh, ini terjadi karena cahaya dapat menghambat pertumbuhan hormon auksin.
Jadi hipotesis adalah benar.

8. Sikap Ilmiah :
seorang ilmwan juga harus memiliki sikap ilmiah, yaitu sikap ingin tahu, kritis, santun, tidak merasa paling benar, berikap obyektif (melihat sesuatu sebagaimana adanya obyek itu, menjauhkan bias pribadi atau kepentingan sendiri), jujur, tekun, disiplin, terbuka, bekerja sama, dapat membedakan antara fakta dan opini, dapat membedakan antara hipotesis d

 

(Sumber: https://www.ilmubahasainggris.com/)

Meneg BUMN Sambangi Wali Kota Bogor

Meneg BUMN Sambangi Wali Kota Bogor

Meneg BUMN Sambangi Wali Kota Bogor

Stasiun Besar Bogor

Dukungan untuk membangun kawasan Stasiun Besar Bogor yang terintegrasi semakin besar. Kali ini dukungan datang dari Kementrian BUMN RI. Bentuk dukungan ditunjukkan oleh Menteri Negara (Meneg) BUMN RI Rini Soemarno dengan menyambangi langsung Kota Bogor dan bertemu dengan Pemerintah Kota Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya menyambut kedatangan Meneg BUMN, Jumat (18/8/2017), di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor.

Stasiun Besar Bogor

Dalam pertemuan tersebut dipaparkan rencana pembangunan Stasiun Besar Bogor. Direktur Operasional III PT Waskita Karya Tbk. Bambang Riyanto memaparkan Master Plan pembangunan St. Besar Bogor. “Konsep awal adalah menyebar titik-titik kepadatan. Concourse baru menghubungkan stasiun baru. Parkir ditambah dan titik masuk akan disebar. Selain itu akan dilakukan optimalisasi pergerakan pedestrian,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan, nantinya dalam master plan juga akan dibangun Sky Bridge yang akan menghubungkan Apartemen MBR yang berlokasi di Paledang dengan St. Besar Bogor. Selain sky bridge, dalam master plan juga menampung konsep park and ride untuk mobil. Jadi bila sekarang st. Bogor hanya menampung sekitar 400 mobil. Nantinya akan dikembangkan menjadi 1340 mobil.

Motor juga akan diakomodir

Untuk motor yang semula hanya menampung sekitar 10 ribu akan diperbesar menjadi 20 ribu motor. Kami akan memanfaatkan tanah di atas demo untuk park and ride motor. Diharapkan ini akan mengakomodir kemacetan di luar stasiun,” urai Bambang.

Konsultan Arsitek PT Studio Rancang Utama Sibarani

pihaknya juga akan melakukan revitalisasi kawasan. Salah satunya akan membuat daerah di sekitar Taman Topi berjalan lancar, yaitu memperbaiki masalah Pedagang Kaki Lima. “Dengan membuka koridor jalan diharapkan kapasitas jalan akan membesar,” tambah Sibarani.

Selain itu, juga akan dilakukan perluasan titik parkir di beberapa tempat. Hal ini dilakukan dengan memaksimalkan pedestrian. Sehingga akan mendukung mobilitas dari titik parkir menuju stasiun.

 

Artikel terkait :

Menteri BUMN Dukung Pembangunan TOD Sukaresmi

Menteri BUMN Dukung Pembangunan TOD Sukaresmi

Menteri BUMN Dukung Pembangunan TOD Sukaresmi

Transit Oriented Development

Konsep pembangunan Transit Oriented Development (TOD) Sukaresmi yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor rupanya mendapat sinyal positif dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bahkan Menteri BUMN Rini Soemarno meminta agar kawasan sekitar Stasiun Bogor ditata dengan baik. Hal ini dikatakannya saat melakukan kunjungan kerja ke ruang Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jumat (18/08/2017) yang diterima Wali Kota Bogor Bima Arya.

Rini menekankan

diperlukan kerjasama semua pihak dalam menata kota termasuk soal transportasi pelayanan publik agar masyarakat dapat terlayani dengan baik. “Karena banyak perkotaan tidak memikirkan pelayanan transportasi publik. Kota Bogor menjadi kota favorit, saya pun sering ke Bogor, ke Kebun Raya Bogor, naik KRL dan saya tahu kondisinya seperti apa, tapi makin kesini engga ingin kesini (Bogor,red) karena terlalu penuh,” katanya.

TOD

Ia mendorong TOD dikembangkan sampai ke Bogor dalam membantu konektivitas KRL dari Jakarta ke Bogor ataupun sebaliknya dan mengandalkan transportasi massal di Bogor, sehingga masyarakat tidak perlu membawa kendaraannya, tetapi yang juga penting harus ada ruang parkir yang cukup.

“Ketika saya mendengar ada sistem integrasi TOD di Bogor saya sangat mendukung, karena memang ini sudah cukup lama direncanakan. Saya sudah berbicara dengan pihak PT. KAI, PT. Waskita kok engga ada kemajuan,” keluhnya.

Untuk itu kata Rini

tujuan kedatangannya adalah ingin mencari solusi agar bisa disetujui bersama. Mana saja yang akan diselesaikan karena cukup banyak yang harus diselesaikan, seperti penataan di Stasiun Bogor ada jalur Sukabumi yang harus diintegrasikan dengan baik.

 

Sumber : https://dogetek.co/

Tunjangan DPRD Harus Diiringi Peningkatan Kinerja

Tunjangan DPRD Harus Diiringi Peningkatan Kinerja

Tunjangan DPRD Harus Diiringi Peningkatan Kinerja

Berdasarkan Peraturan Pemerintah

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)  Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), anggota DPRD Kota Bogor akan menerima kenaikan gaji yang lebih besar. Meski begitu, ketentuan tersebut perlu terlebih dahulu dibuatkan Peraturan Daerah (Perda). Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan keempat atas Perda Kota Bogor Nomor 15 Tahun 2014 tentang Kedudukan dan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bogor, telah mencapai tahap mendapatkan fasilitasi dari Gubernur Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat Paripurna di ruang Paripurna DPRD Kota Bogor, Jumat (18/08/2017).

Bima mengatakan

merujuk pada surat tersebut maka telah dilakukan penyempurnaan terhadap beberapa substansi yang ada di dalam raperda tersebut, sehingga pada hari ini raperda sudah dapat ditetapkan menjadi sebuah perda. “Langkah berikut setelah perda ini ditetapkan adalah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai ketentuan yang akan mengatur perihal pelaksanaan dari substansi ketentuan yang terkandung di dalam perda ini,” ujarnya.

Bima menuturkan

sesuai dengan pasal 37 perda ini, maka perwali dimaksud direncanakan akan diterbitkan maksimal paling lama sampai tiga bulan setelah diundangkan. Terdapat beberapa ketentuan yang harus ditetapkan di dalam perwali tersebut dan kesemuanya harus mengacu pada peraturan yang lebih tinggi.

Sebut saja

besaran angka pengali untuk menentukan besaran tunjangan pimpinan dan anggota dewan yang harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Sedangkan kemampuan keuangan daerah yang dimaksud, harus mengacu pada ketentuan Permendagri Nomor 62 Tahun 2017 tentang Pengelompokan Kemampuan Keuangan Daerah Serta Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Dana Operasional. Dalam hal ini apakah masuk kedalam kategori kemampuan keuangan daerah yang tinggi, sedang dan rendah.

“Sampai dengan saat ini kita masih harus menentukan posisi kemampuan keuangan daerah Kota Bogor, apakah pada posisi tinggi, sedang atau rendah serta besaran tunjangan transportasi anggota DPRD Kota Bogor tidak boleh melebihi besaran tunjangan transportasi anggota DPRD Provinsi,” terangnya.

Menurutnya

semangat yang terkandung di dalam raperda perubahan tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bogor, yakni untuk mendorong terjadinya peningkatan kinerja dalam koordinasi antara legislatif dan eksekutif. Koordinasi diantara dua lembaga ini diharapkan berlangsung dalam kerangka bekerjasama saling mendukung dan saling mengingatkan tentang berbagai langkah yang sekiranya dapat melanggar rambu-rambu  hukum.

“Maka perubahan-perubahan nominal terkait beberapa tunjangan bagi pimpinan dan anggota dewan diharapkan menjadi signifikan dengan upaya menjauhkan kedua lembaga  dari kemungkinan terjadinya pelanggaran hukum yang tidak disengaja di dalam melaksanakan koordinasi dan kerjasama,” pungkasnya.

Sumber : https://symbiantweet.com/

Literasi Gizi : Belajar dari Polemik Susu Kental Manis

Literasi Gizi : Belajar dari Polemik Susu Kental Manis

Literasi Gizi Belajar dari Polemik Susu Kental Manis

Literasi Gizi Belajar dari Polemik Susu Kental Manis

BANDUNG-Kehebohan mengenai susu kental manis terutama

dalam setahun terakhir menarik perhatian dari para akademisi dan peneliti gizi dari berbagai perguruan tinggi. Isu susu kental manis yang ramai muncul di media juga telah ditanggapi oleh BPOM melalui jumpa pers resmi mereka yang akhirnya meluruskan bahwa susu kental manis adalah produk susu. Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia mengadakan seminar sehari berjudul “Literasi Gizi : Belajar dari Polemik Kasus Susu Kental Manis,” pada Jumat (10/08) di Universitas Indonesia.

Dari release panitia seminar, dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN,

konsumsi susu nasional masih tergolong rendah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), di tahun 2017 konsumsi susu masyarakat Indonesia hanya 16,5 liter/kapita/tahun. Angka ini sangat kecil jika dibandingkan dengan data USDA Foreign Agricultural Service 2016 (PDF) untuk Malaysia (50,9 liter), Thailand (33,7 liter), dan Filipina (22,1 liter). Produksi susu segar di Indonesia sendiri baru mencapai 920.093,41 ton pada 2017. Angkanya hanya naik 0,81 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah 912.735,01 ton. Dari angka ini, dapat dilihat bahwa budaya minum susu di Indonesia masih rendah. Dan dari berbagai jenis susu yang beredar di pasaran, susu kental manis merupakan jenis susu yang paling banyak dibeli oleh masyarakat Indonesia.

Guru Besar IPB Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS menyatakan bahwa

susu kental manis terbuat dari susu segar, kemudian ada kandungan lain seperti susu skim, susu skim powder, gula, lalu ada susu bubuk whey, buttermilk powder, serta palm oil. “Susu kental manis adalah produk susu berbentuk cairan kental yang diperoleh dengan menghilangkan sebagian air dari campuran susu dan gula hingga mencapai tingkat kepekatan tertentu. Atau, merupakan hasil rekonstitusi susu bubuk dengan penambahan gula, dengan atau tanpa penambahan bahan lain. Gula yang ditambahkan digunakan untuk mencegah kerusakan produk. Produk susu kental manis lantas dipasteurisasi dan dikemas secara kedap (hermetis),” jelas Ahmad.

Pakar gizi sekaligus Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Universitas Indonesia (PKGK UI) Ir. Ahmad Syafiq M.Sc., Ph.D menyampaikan bahwa susu kental manis memiliki kandungan energi yang diperlukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, termasuk anak-anak. “Susu kental manis tidak masalah dikonsumsi secara proporsional. Tapi kalau sudah berlebih, apapun juga tidak boleh. Kandungan lemak dan gula dalam susu kental manis sudah diatur dalam Perka BPOM 21/2016 tentang Kategori Pangan dan Standar Nasional Indonesia Nomor 2971: 2011 tentang susu kental manis. Dalam aturan tersebut disebutkan kombinasi gula dan lemak pada produk ini adalah 51-56 persen dengan kandungan gula 43-48 persen. Susu kental manis sebagai minuman harus dicampur dengan air, sehingga setelah dilarutkan sesuai saran penyajian, kandungan susu kental manis memiliki kadar lemak susu tidak kurang dari 3,5 gr, total padatan susu bukan lemak tidak kurang dari 7,8 gr, dan kadar protein tidak kurang dari 3 gr,” jelas Ir. Ahmad. (Pun)

 

Baca Juga :

 

 

Operator Seluler Merah Putih siap Dukung Era Industri 4.0

Operator Seluler Merah Putih siap Dukung Era Industri 4.0

Operator Seluler Merah Putih siap Dukung Era Industri 4.0

Operator Seluler Merah Putih siap Dukung Era Industri 4.0

BANDUNG-Operator nasional, Telkomsel memperkuat komitmennya dengan menghadirkan pengalaman teknologi revolusioner 5G  di ‘Telkomsel 5G Experience Center’ sebagai sebuah bentuk dukungan atas roadmap pemerintah Making Indonesia 4.0 atau jadikan Indonesia 4.0.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, dengan menghadirkan pengalaman teknologi 5G

pertama kali bagi masyarakat Indonesia selama Asian Games 2018, Telkomsel siap memimpin bangsa Indonesia menuju masa depan.  Dibangun di atas fondasi teknologi sebelumnya, teknologi selular generasi kelima ini akan menghadirkan berbagai macam peluang baru bagi kehidupan.

Menurutnya, Telkomsel akan terus berupaya tanpa henti untuk membangun Indonesia dengan berinvestasi menghadirkan teknologi 5G demi meningkatkan produktivitas dan efisiensi bangsa sejalan dengan upaya pemerintah menuju Indonesia 4.0 melalui teknologi 5G.

“Telkomsel akan menghadirkan berbagai revolusi industri yang akan memperkuat Indonesia

dalam berbagai bidang,” kata Ririek dalam keterangan resminya di Bandung, Jumat (17/8/2018).

Adapun, Menteri Perindustrian Republik Indonesia Airlangga Hartarto mengapresiasi upaya Telkomsel dalam menghadirkan Telkomsel 5G Experience Center bagi masyarakat Indonesia. Teknologi 5G adalah infrastruktur yang diperlukan agar Industri 4.0 bisa berjalan.

“Kami mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Telkom dan Telkomsel atas inisiatif menghadirkan pengalaman 5G melalui Experience Center ini,” ujarnya.

Telkomsel 5G Experience Center akan dibuka untuk publik selama perhelatan olahraga akbar

Asian Games 2018, sejak 18 Agustus hingga 2 September 2018. Telkomsel 5G Experience Center berisi berberapa aplikasi penggunaan seperti Live Streaming, Cycling Everywhere, Football 2022, Beat the Robot, Future Driving dan Autonomous Electric Vehicle yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami mengajak para masyarakat terutama yang nantinya menonton perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta untuk dapat menikmati pengalaman teknologi 5G di Telkomsel 5G Experience Center. Mari kita menangkan hari ini, demi kemajuan bangsa Indonesia!” pungkasnya. Jo

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/buku-tentang-tumbuhan-paku/

 

Peringati 17 Agustus, Bikers Nyekar di TMP

Peringati 17 Agustus, Bikers Nyekar di TMP

Peringati 17 Agustus, Bikers Nyekar di TMP

Peringati 17 Agustus, Bikers Nyekar di TMP

Peringati 17 Agustus, Bikers Nyekar di TMP

BANDUNG-Ratusan anggota Bikers Brotherhood dan Motorcycle Club Indonesia memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dengan menggelar doa dan menabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, Sabtu (18/8/2018).

Vice President Bikers Brotherhood 1% Motorcycle Club West Java Yudhie Riadi Syam mengatakan, kegiatan yang mengambil tema “PATRIOT RIDE, Tribute To Our National Heroes” tersebut merupakan wujud penghormatan dan bakti para pecinta motor kepada pahlawan yang telah berjuang memerdekakan Republik Indonesia.

“Salah satu wujud penghormatan dan bakti kami kepada para pahlawan kemerdekaan Indonesia,” kata Yudhie seusai melaksanakan kegiatan.

Bikers Brotherhood dan MC juga mengundang puluhan club motor lain

untuk berpartisipasi pada acara tersebut. Turut hadir puluhan veteran di tengah-tengah ratusan pecinta klub motor yang berbagi kisah perjuangan pada masa penjajahan.

“Harapan kami dengan digelarnya acara ini adalah agar kita bisa mendapat semangat perjuangan serta nasionalisme kita untuk bersama-sama membangun Bangsa Indonesia,” ujar Yudhie.

Bikers Brotherhood dan MC Indonesia juga mengajak kepada para pemuda untuk terus memupuk semangat menjadikan bangsa Indonesia sejajar dengan negara lain yang lebih maju. Yudhie menegaskan, sejarah perjuangan para pahlawan harus menjadi semangat pemuda untuk terus membangun negara ini.

“Cita-cita dan gerakan kami ini mungkin kecil, namun kami sangat berharap persembahan ini mempunyai nilai yang sangat berharga,  baik bagi setiap individu anggota Bikers Brotherhood, MC Indonesia, maupun bagi bangsa dan negara indonesia,” tuturnya.

Yudhie menambahkan Bikers Brotherhood dan MC Indonesia akan menjadi

pusat kontrol bagi generasi muda berikutnya, karena setiap anggota Bikers Brotherhood dan MC Indonesia adalah generasi pelurus cita-cita bangsa dan negara untuk keutuhan NKRI.

Adapun, Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Bandung, Patmo, yang ikut dalam kegiatan BB dan MC tersebut memuji perilaku ratusan bikers yang berdoa dan menabur bunga di TMP.

Patmo yang lahir di tahun 1933 itu mengungkapkan, merasa bangga melihat pemuda

yang kreatif dan senang berkreasi tanpa melupakan sejarah-sejarah Bangsa Indonesia.

“Ini hebat sekali, di Kota Bandung ada banyak pemuda kreatif di Bikers Brotherhood dan MC ini. Saya hormat sekali kepada beliau semua, ini anak muda yang kreatif semua, senang berkreasi,” kata Patmo.

Menurutnya, Kemerdekaan Indonesia yang sudah berumur 73 tahun dia berharap dengan banyak lahirnya penerus Bangsa dari beragam suku dan bahasa yang berbeda bisa mewujudkan cita-cita para pendiri Bangsa Indonesia yakni mencapai rakyat adil dan makmur.

“Perjuangan itu tidak mudah tapi kan perjuangan untuk Negara itu tanpa pamrih. Kita isi dengan hal yang bisa berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya (Pun)

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/kulit-rambut-dan-kuku-termasuk-kedalam-sistem/

Bocah 9 Tahun Sudah Jadi Ahli TI

Bocah 9 Tahun Sudah Jadi Ahli TI

Bocah 9 Tahun Sudah Jadi Ahli TI

Bocah 9 Tahun Sudah Jadi Ahli TI

 

Namanya adalah Marco Calasan. Meski baru berusia 9 tahun

ia sudah memiliki 4 sertifikat Microsoft dan telah menulis buku berisi 312 halaman tentang Windows 7. Tak pelak, ia digadang-gadang sebagai insinyur sistem Microsoft termuda di dunia

Dikutip detikINET dari CNN, Kamis (20/5/2010), bak orang dewasa Marco mengajak tur rombongan wartawan yang ingin mengenalnya ke lab sekolah, seolah-olah itu rumahnya sendiri. Marco sendiri, tinggal di seberang sekolah tersebut dan selalu menghabiskan waktu di lab komputer.

 

“Dengan pengetahuan, semuanya mungkin,”

ujarnya mantap ketika ditanya kenapa ia begitu mencintai komputer. Kemudian ia mulai menerangkan dengan rinci tentang IPTV (Internet Protocol Television) — jaringan sistem pengiriman konten yang dibuatnya sendiri.

Marco mengatakan, ia mengajarkan seluk beluk komputer ke teman-temannya serta gurunya sendiri. Tak hanya itu, akhir bulan ini pemerintah Montenegro memintanya secara khusus untuk memberikan presentasi sistem IPTV ciptaannya.

 

Dengan suaranya yang manis dan polos

Marco menjelaskan bagaimana ia melakukan stream video berkualitas tinggi ke penjuru negaranya, Macedonia. Ia bahkan menyediakan layanan bagi para penyandang cacat di negara itu.

“Aku hanyalah anak biasa. Aku juga lupa dengan semua pengetahuan yang ada di kepalaku ketika bermain bersama teman-teman,” tuturnya. Namun, sepertinya anak ini memang berbeda. Tak hanya jenius, ia pun bisa berbicara dengan tiga bahasa. Saat ini ia sedang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa keempat yang akan dikuasainya.

 

Profesor Elena Achkovska-Leshkovska dari Institut Psikologi

Skopje menguji Macro ketika ia masih berusia 7 tahun. Dia menemukan bahwa otak bocah itu sama seperti otak anak yang berusia 12 tahun ke atas. Tetapi yang menarik adalah tingginya tingkat keterampilan emosional dan sosial. Sesuatu yang tidak biasanya ditemukan dalam anak-anak berbakat lainnya.

Ibu Marco, Radica, menceritakan ketika ia didiagnosa menderita kanker payudara, Marco membuat 200 halaman lebih tentang informasi perawatan kanker payudara termasuk makanan apa saja yang harus dimakan ibunya.

Radica sendiri enggan melakukan perawatan kemoterapi karena khawatir tak mampu merawat anak lelakinya. Dia tahu Marco membutuhkan pendidikan khusus yang sangat mahal. Namun Radica yakin segala rintangan dan halangan akan ia hadapi bersama anak jeniusnya.

Baca Juga :