Jamsostek Jabar, Himbau Perusahaan Tertib Iuran

Jamsostek Jabar, Himbau Perusahaan Tertib Iuran

Jamsostek Jabar, Himbau Perusahaan Tertib Iuran

Jamsostek Jabar, Himbau Perusahaan Tertib Iuran

BANDUNG – Kepala Cabang PT Jamsostek Wilayah IV Jabar Banteu Ilyas Lubis

meminta kepada perusahaan yang non aktif atau tidak tertib administrasi pembayaran iuran, agar menjadi aktif kembali. Pasalnya menurut Ilyas, tidak tertib adiministrasi dan pembayaran berakibat pada pelayanan jaminan sosial tenaga kerjanya. Hal itu diungkapkan Ilyas di kantornya, Rabu (18/4).

“Saya himbau kepada perusahaan-perusahaan yang non aktif,

agar segera mengaktifkan kembali sistem administrasi dan iuran Jamsostek. Tidak teraturnya pembayaran iuran, menyebabkan pengurangan pelayanan pada tenaga kerja nantinya. Kan kasihan tenaga kerjanya, gajinya tetap dipotong untuk iuran Jamsostek, sementara oleh perusahaan tidak disetorkan ke Jamsostek” ujar Ilyas.
Menurut Ilyas, jumlah perusahaan yang dikategorikan non aktif sebanyak 12.315 perusahaan di seluruh wilayah Jawa Barat Banten, dengan total tenaga kerja non aktif 5.674.161 tenaga kerja, dan total tunggakan sebesar lebih dari 250 milyar rupiah.

“Jamsostek memberikan pelayanan ekstra pada perusahaan seperti pelatihan kerja,

pemberian peralatan P3K, dan juga pemberian pinjaman pendidikan, uang muka rumah dan lain-lain. Pelayanan itu akan diberikan pada perusahaan yang aktif, sementara yang tidak aktif akan tersendat” katanya.