Cara Menilai Cocok-Tidaknya Calon Karyawan bersama Budaya Perusahaan

Cara Menilai Cocok-Tidaknya Calon Karyawan bersama Budaya Perusahaan

percayakah Anda bahwa kesuksesan suatu perusahaan terlampau terpengaruh oleh mutu dan kinerja karyawan yang tersedia di dalamnya? Setiap karyawan kudu membawa visi dan misi yang sama bersama perusahaan. Bayangkan saja kalau Anda merekrut seorang karyawan yang mempunyai pengalaman dan kinerja yang terlampau baik, namun tidak dapat menyesuaikan diri bersama budaya perusahaan Anda. Ketidakcocokan diri bersama budaya perusahaan, dapat sebabkan seorang karyawan membawa timnya kepada kegagalan lho, Rekan Kerja.

Untuk itu, sejak awal sistem perekrutan dibutuhkan keserasian pada karyawan bersama budaya perusahaan. Adanya keserasian dapat memudahkan sistem meraih tujuan dan juga keefektifan dalam bekerja. Lalu, bagaimana ya caranya menilai keserasian pada karyawan bersama budaya perusahaan? Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti:

1. Berikan peluang pada kandidat untuk memimpin obrolan

Pasti Anda pernah merintis sebuah interview kerja bersama interviewer yang selamanya memberikan sederet pertanyaan yang terkesan datar atau monoton. Cara ini kemungkinan dapat sebabkan kandidat menjawab seluruh pertanyaan yang sudah disiapkan bersama cepat, namun tidak lumayan untuk mengenal kandidat lebih jauh. Proses interview merupakan sistem yang perlu untuk menilai apakah kandidat cocok bersama budaya perusahaan atau tidak. Jadi, biarkan kandidat untuk bercerita tentang dirinya tanpa Anda kudu konsisten memberikan pertanyaan. Perhatikan bagaimana langkah ia berkomunikasi tanpa terdapatnya panduan. Dengan begitu, Anda dapat melihat pembawaan kandidat yang sesungguhnya.

2. Minta kandidat menunjukkan kemampuannya

Saat seorang kandidat melamar kerja di perusahaan Anda, tentu ia bakal mengirimkan Curriculum Vitae (CV) sebagai tidak benar satu syarat. Di dalam CV ini terkandung segala pencapaian paling baik dan pengalaman kerja yang pernah digeluti oleh kandidat. Dengan me-review CV kandidat, Anda dapat sebabkan penilaian pada kapabilitas kandidat tersebut. Namun, apakah Anda percaya kapabilitas yang tercantum di dalam CV sudah cocok bersama kenyataannya? Nah, maka dari itu Anda dapat sebabkan tugas kecil bagi kandidat cocok bersama posisi yang ia lamar. Misalnya, seorang kandidat untuk posisi Graphic Designer. Berilah ia tugas untuk sebabkan sebuah design campaign sederhana dan melihat bagaimana sistem yang ia melakukan untuk mengerjakan tugas tersebut dan cocokkan bersama budaya perusahaan.

3. Jelaskan tentang budaya perusahaan dan melihat responnya

Setelah melihat langkah kerja dari kandidat, Anda dapat mencoba untuk mengatakan visi dan misi perusahaan. Mungkin visi dan misi perusahaan tidak bakal meyakinkan budaya perusahaan Anda, namun setidaknya perihal tersebut bakal memberikan nilai-nilai pada karyawan untuk konsisten giat bekerja setiap harinya. Jika budaya kerja di perusahaan Anda sering kali mengharuskan karyawannya untuk berpikir kreatif atau bekerja bersama tempo yang cepat, maka coba sebutkan perihal ini kepada kandidat. Jika ekspresi kandidat seperti tidak percaya sesudah mendengarnya, kemungkinan kandidat tersebut tidak cocok bersama budaya perusahaan Anda.

4. Antusiasme pada pekerjaan

Setiap perusahaan tentu dambakan mempunyai karyawan yang terbuka dan siap pada setiap wujud tantangan serta juga antusias untuk menaklukannya. Anda dapat menilai perihal ini dari pekerjaan atau proyek yang pernah dilakukan di awalnya oleh kandidat. Anda juga dapat bertanya tentang proyek yang pernah mereka tangani, namun kurang berhasil dalam pelaksanaannya. Tanya juga tentang proyek yang terlampau mereka sukai dan bagaimana peran mereka di dalamnya. Hal ini dapat memberikan Anda ilmu atau insight tentang passion kandidat dalam studi dan menaklukan tantangan.

5. Lakuan pre-screening interview melalui telepon

Sejak pertama kali sistem berbincang bersama kandidat pada jaman perekrutan, Anda kudu selamanya menyocokkannya bersama budaya perusahaan. Salah satu langkah yang dapat Anda coba adalah melakukan pre-screening interview melalui telephone untuk menilai impresi pertama yang Anda dapatkan dari kandidat. Apakah pembawaan atau antusiasme mereka cocok bersama budaya perusahaan. Setelah itu, kalau Anda terasa cocok atau penasaran dambakan mengetahui kandidat lebih jauh maka undanglah kandidat yang lolos dari sistem pre-screening interview untuk melakukan interview langsung di perusahaan Anda.

Cocok atau tidaknya seorang kandidat bersama budaya perusahaan memegang fungsi perlu dalam sistem kemajuan perusahaan. Walaupun demikian, bukan bermakna Anda kudu merekrut orang yang sama sama juga bersama para karyawana lain yang sudah tersedia di perusahaan Anda. Perbedaan pengalaman dan background kerja juga dapat memberikan gagasan dan inovasi baru yang begitu banyak ragam dan menarik bagi perusahaan Anda. biologi.co.id